Sambas Times. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat, Ir H Prabasa Anantatur MH berharap momentum HUT ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) segera realisasikan pembangunan Water Front (WF) Sambas.
Desakan itu disampaikan Prabasa Anantatur, untuk menyikapi keinginan masyarakat Kabupaten Sambas yang berharap pekerjaan WF Sambas yang terbengkalai bisa terealisasi tahun 2026.
“Ini keinginan masyarakat Sambas agar Water Front terealisasikan tahun 2026, DPRD Kalbar telah menyuarakan masuk anggaran tahun ini. HUT 69 Pemprov Kalbar harus jadi momentum wujudkan pembangunan WF Sambas,” kata Prabasa, Selasa (27/01/2026).
Selain itu, Prabasa berharap, HUT Pemprov Kalbar jadi momentum berbenah, memacu percepatan pembangunan. Serta pemerataan infrastruktur dan penyediaan listrik di wilayah perbatasan yang masih menjadi pekerjaan rumah.
“Momentum HUT Pemprov Kalbar harus menjadi bahan refleksi kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru berjalan sekitar satu tahun,” harap Prabasa.
Ia mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi prioritas ke depan. Apalagi infrastruktur yang selama ini menjadi dambaan masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD yang turun ke lapangan.
“Infrastruktur ini selalu menjadi keluhan dan usulan masyarakat, baik jalan maupun fasilitas penunjang lainnya. Dari DPRD, kami tentu mendukung penuh,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Prabasa juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. Karena menurutnya, ketiga sektor tersebut saling berkaitan dalam mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam pembangunan, Gubernur tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, DPR RI dan 14 kabupaten kota, agar arah pembangunan Kalbar terjadi lompatan besar,” ujarnya.
Terlebih lagi, ungkap Prabasa, dengan kondisi kemampuan fiskal daerah yang terbatas akibat efisiensi anggaran sebesar Rp. 522 tahun 2026 ini.
“Konsolidasi di internal eksekutif tentu harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan seirama dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Pemprov Kalbar Harus Fokus Pemenuhan Listrik Desa
Selain Infrastruktur, Wakil Ketua DPRD Kalbar ini juga mengingatkan Pemprov Kalbar agar fokus pada pemenuhan listrik desa. Sebab, sudah masih banyak desa yang belum teraliri listrik, khususnya daerah perbatasan.
“Di perbatasan, masih ada masyarakat yang menggunakan listrik dari Malaysia. Jangan sampai dari lahir sampai dewasa masih bergantung pada listrik negara lain. Ini harus segera diselesaikan,” desak Prabasa.
Ia meminta Pemprov dan PT PLN serius menangani penyediaan listrik wilayah perbatasan dan desa-desa terpencil. “Ini sangat penting jadi pertimbangan, karena wilayah perbatasan bukan saja soal pembangunan, tapi juga kedaulatan negara,” tegasnya.
Sekretaris DPD Golkar Kalbar ini berharap, momentum HUT Pemprov Kalbar ke-69 memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. “Ini harus jadi perhatian bersama dan harus ada solusinya,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















