Home / Kesehatan / Pemerintahan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:42 WIB

Usul penambahan BMPH CKG, DPRD Sambas Kunjungi Kemenkes RI

Komisi IV DPRD Sambas Foto Bersama usai Konsultasi penambahan sarana penunjang BMHP untuk Program Kesehatan Gratis di Kabupaten Sambas, Kamis (26/02/2026).

Komisi IV DPRD Sambas Foto Bersama usai Konsultasi penambahan sarana penunjang BMHP untuk Program Kesehatan Gratis di Kabupaten Sambas, Kamis (26/02/2026).

Sambas Times. Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas melakukan koordinasi dan konsultasi ke Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Sekretariat Jenderal Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis, (26/02/2026).

Ketibaan rombongan Komisi IV DPRD Sambas di Kemenkes RI disambut Marlina Indah Susanti, Ketua Tim Kerja Tata Kelola, Pemantauan dan Kepatuhan Pelaksanaan Transformasi Teknologi Kesehatan, di Rumah Rapat 3 Pusdatin Kemenkes RI.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani menjelaskan. Koordinasi untuk sharing usulan penambahan sarana penunjang Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk Program Kesehatan Gratis di Kabupaten Sambas

BACA JUGA:  MABM Sambas Bahas Program 2025 dan Pengelolaan Rumah Melayu

“Komisi IV DPRD bersama Dinas kesehatan Kabupaten Sambas berkunjung ke Kementerian Kesehatan. Tujuannya sharing usulan penambahan sarana penunjang BMHP, “ujar Mardani menjelaskan.

Ia menegaskan, layanan kesehatan menjadi atensi Komisi IV DPRD Sambas menyampaikan usulan penambahan stok ke Kemenkes. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan program kesehatan gratis di Kabupaten Sambas.

Menurutnya, konsultasi sebagai bagian dari unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah. DPRD berperan penting dalam mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin berkala.

“Kami siap mendukung pemerintah menjalankan program kesehatan gratis. Ia berharap kolaborasi DPRD dan Dinas kesehatan dengan menyandingkan kegiatan reses bisa sampai ke tingkat desa,” harapnya.

BACA JUGA:  Bupati Satono Ajak Generasi Muda Semangat Membaca dan menulis

Mardani juga berharap, melalui konsultasi ini, kementerian kesehatan dapat memberikan atensi ketersediaan bahan medis. Mengingatkan kabupaten Sambas merupakan poros lintas batas 2 negara Indonesia dan Malaysia Timur.

“Kabupaten Sambas merupakan wilayah perbatasan negara Indonesia dan Malaysia Timur. Harapan kita, Kementrian Kesehatan mendukung ketersediaan bahan medis habis pakai,” harap Mardani.

Dengan dukungan ketersediaan BMHP, harapan pelaksanaan CKG kabupaten Sambas dapat berjalan optimal, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kepala Puskesmas Temajuk bersama Organisasi Perangkat Desa dan undangan terkait foto bersama usai Rapat Kesehatan

Kesehatan

Puskemas Temajuk Rapat Kesehatan Bersama OPD dan Pemdes
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Serahkan Bantuan dan Tinjau Banjir Lubuk Lagak
Sosialisasi Legalitas Usaha dan Akses Pembiayaan Usaha Mikro yang digelar Diskumindag di Kecamatan Sambas

Pemerintahan

Diskumindag Sosialisasi Legalitas Usaha dan Akses Pembiayaan Usaha Mikro
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Hadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak, Diikuti 53 Desa se Kabupaten Sambas
Wakil Ketua DPRD Sambas Ir H Arifidiar MH

Kesehatan

Arifidiar Usulkan Prof Dr Hadari Nawawi Nama RSUD Pemangkat
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar memimpin Sidang Paripurna Jawaban Bupati Sambas terhadap PU Fraksi DPRD Sambas

Pemerintahan

DPRD Gelar Paripurna Jawaban Bupati Sambas Terhadap Raperda APBD 2022
Bupati Sambas Satono didampingi Kepala BPN Zulfitriansyah

Pemerintahan

Bupati Satono Serahkan 973 Sertifikat Tanah Warga Desa Balai Gemuruh
Pelantikan 53 Kades hasil Pilkades 2022

Pemerintahan

53 Kades Komitmen Majukan Pembangunan Desa
error: Content is protected !!