Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas melaksanakan Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak, terus
berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Target capaian lebih dari 1.300 akseptor di Kabupaten Sambas, untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI) ke-75. Dibuka Wakil Bupati Sambas, H Heroaldi Djuhardi Alwi, di Kantor BP3AP2KB Sambas, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi antara Pemkab Sambas dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) menghadirkan layanan kesehatan reproduksi gratis, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.
Mewakili Bupati Sambas, Heroaldi menyampaikan peranan vital tenaga Bidan sebagai garda terdepan menurunkan angka kematian ibu dan bayi, juga ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Hero menjelaskan, kegiatan ini turut dipantau secara daring Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala BKKBN, Dr H Wihaji, yang merupakan dukungan terhadap pelaksanaan program di daerah.
“Adapun fokus utama pelayanan KB serentak kali ini diarahkan pada pelayanan pasca persalinan. Dengan target capaian lebih dari 1.300 akseptor di seluruh wilayah Kabupaten Sambas,” jelas Wakil Bupati Sambas.
Rincian target meliputi 699 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), juga 602 akseptor non-MKJP untuk kategori pasca persalinan. Serta tambahan 5 akseptor MKJP dan 51 akseptor non-MKJP kategori non-pasca persalinan.
Heroaldi mengajak seluruh pasangan usia subur di Kabupaten Sambas untuk memanfaatkan layanan ini sebagai langkah konkret. Terutama mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Sinergi terus diperkuat, demi terwujudnya Sambas yang lebih sehat dan berdaya,” tutupnya.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














