Home / Politik

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:23 WIB

Bawaslu Gandeng FH UNISSAS Gelar Simulasi Pelanggaran Administratif Pemilu

Suasana Simulasi Pelanggaran Administratif Pemilu yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Sambas dengan menggandeng Mahasiswa FH UNISSAS, Rabu (13/5/2026).

Suasana Simulasi Pelanggaran Administratif Pemilu yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Sambas dengan menggandeng Mahasiswa FH UNISSAS, Rabu (13/5/2026).

Sambas Times. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas menggelar kegiatan simulasi sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administratif pemilu, Rabu, (13/5/2026).

Simulasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman kepemiluan dan penguatan kapasitas generasi muda. Khususnya mahasiswa di bidang hukum kepemiluan.

Bawaslu Kabupaten Sambas melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (FH UNISSAS) dari Program Studi Hukum Tata Negara.

Sebanyak 9 mahasiswa turut ambil bagian secara aktif pada simulasi sidang. Tidak hanya sebagai peserta, mahasiswa ikut langsung dalam berbagai peran persidangan, mulai dari pelapor, terlapor, saksi, hingga pengunjung sidang.

BACA JUGA:  Rekapitulasi Kecamatan Teluk Keramat Sudah 50 Persen

Keterlibatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa terkait mekanisme penanganan dugaan pelanggaran administratif pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti menjelaskan. Simulasi ini menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi mahasiswa untuk memahami proses penegakan hukum pemilu secara langsung.

“Melalui simulasi ini, mahasiswa tidak saja memahami teori. Tapi secara langsung mengetahui bagaimana proses pemeriksaan dugaan pelanggaran administratif pemilu dilaksanakan, “ujar Yesi.

Bawaslu berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan pemahaman hukum kepemiluan. Sekaligus membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

Perwakilan mahasiswa FH UNISSAS, Sefty Aulia Sari Malindo, mengaku antusias mengikuti simulasi tersebut. Karena memberikan pengalaman baru yang berkaitan langsung dengan praktik hukum pemilu.

BACA JUGA:  Sehan Harap Hadirnya CW Coffee di Sekura Jadi Inspiratif Pemuda

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa hukum. Karena dapat belajar langsung mengenai proses persidangan pemilu oleh Bawaslu,” tuturnya.

Ia mengungkap, pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana mekanisme penanganan pelanggaran pemilu yang dilaksanakan.

Dari kegiatan ini. Ia berharap keterlibatan mahasiswa dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap demokrasi dan penegakan hukum pemilu.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Bawaslu Kabupaten Sambas

Politik

Bawaslu dan Poltesa MoU Pendidikan Politik Pengawasan Partisipatif
Mardani Anggota DPRD Sambas menyerahkan bantuan dari Maria Lestari Anggota DPR RI untuk korban banjir Desa Tempapan Hulu

Politik

Mardani Serahkan Bantuan Banjir Maria Lestari ke Tempapan Hulu
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin

Politik

DPRD Dukung Kegiatan Seminar Radikalisme
Anggota DPRD Sambas Bui Kiong

Politik

Salut Terobosan Bupati Sambas Perjuangkan Daerah di Pusat
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin pada kegiatan Anniversary Bigets ke-12 di Pasar Tradisional, Kecamatan Tebas

Politik

Ferdinan Sebut Biget’s Organisasi Yang Mudah Berkolaborasi
Mimbar salah satu penyandang Tunanetra meminta KPU hadirkan Surat Suara Braille bagi penyandang Tunanetra.

Politik

Tunanetra Harap Pemilu Mendatang KPU Hadirkan Surat Suara Braille
Ratusan masyarakat mengikuti Jalan Sehat Caleg Dapil 6 Partai Golkar

Olahraga

Caleg Dapil 6 Partai Golkar Gelar Jalan Sehat Kemerdekaan
Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas Misni Mariadi

Budaya

Misni-Mariadi Beppadah Maju Pilkada ke Istana Alwatzikhoebillah
error: Content is protected !!