Sambas Times. Satsamapta Polres Sambas bersama BKO Brimob Mabes Polri, TNI, MPA, BNPB dan instansi terkait menguji cairan X-Fire untuk pemadaman dan pendinginan Karhutla di Desa Sungai Nilam, Kecamatan Jawai.
Kasat Samapta Iptu Andri memimpin uji coba cairan X-Fire pada dua titik karhutla, dengan tingkat indikasi sedang. Personel gabungan melakukan pemadaman, pembasahan dan pendinginan lahan gambut menggunakn X-Fire.
Kasat Samapta menyebutkan, hasil uji coba menunjukkan adanya perbedaan kondisi permukaan lahan. Penggunaan cairan X-Fire dinilai lebih efektif melakukan pemadaman dan pendinginan dibandingkan air biasa.
“Hasil pemadaman menggunakan X-Fire menjadi bahan evaluasi untuk mendukung strategi penanganan karhutla, terutama di wilayah dengan karakteristik tanah gambut, “ujar Iptu Andri menjelaskan.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, melalui Kasihumas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, uji coba dilakukan untuk mencari metode efektif menangani karhutla pada lahan gambut, karena berpotensi api muncul kembali dari dalam tanah.
Penggunaan X-Fire diuji dengan membandingkannya pemadaman menggunakan air biasa. “Langkah ini dilakukan untuk melihat efektivitas metode dalam proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut,” kata Akp Sadoko.
Dalam uji coba tersebut, area sekitar 200 meter persegi dipadamkan menggunakan air biasa, dengan volume 200 liter dan dibandingkan dengan luasan yang sama menggunakan cairan X-Fire.
“Dari uji coba penyemprot X-Fire, tim kemudian mengamati kondisi permukaan lahan setelah proses pemadaman dan pendinginan, “pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















