Home / Pendidikan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:09 WIB

Bubor Paddas KMKS 2026 Eksistensi Pelestarian Budaya Sambas

Aridwan Ketua Panitia Bubor Paddas KMKS 2026 bersama panitia lainnya siap menyukseskan agenda tahunan di Pendopo Gubernur Kalbar yang akan berlangsung 14 November 2026.

Aridwan Ketua Panitia Bubor Paddas KMKS 2026 bersama panitia lainnya siap menyukseskan agenda tahunan di Pendopo Gubernur Kalbar yang akan berlangsung 14 November 2026.

Sambas Times. Bubur Paddas 2026 yang merupakan agenda tahunan Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS), sebagai bentuk eksistensi Mahasiswa Kabupaten Sambas diperantauan dalam pelestarian Budaya Sambas.

Aridwan Ketua Panitia pelaksana menegaskan, Buborv Paddas KMKS 2026 sebagai salah satu upaya dan eksistensi mahasiswa kabupaten sambas di perantauan turut melestarikan kebudayaan daerah.

“Ia, Bubor Paddas KMKS 2026 ini merupakan bukti eksistensi kami sebagai mahasiswa asal kabupaten sambas turut melestarikan budaya daerah, serta upaya membangun silaturahmi di perantauan,” katanya, Sabtu (7/11/2026).

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengenal budaya daerah sebagai warisan masa lalu, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkannya kepada generasi berikutnya.

“Salah satu identitas utama kegiatan ini adalah penyajian Bubor Paddas, makanan khas Kabupaten Sambas yang memiliki nilai filosofis tentang keberagaman, perpaduan berbagai bahan dalam satu hidangan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pimpinan DPRD Sambas Hadiri Milad PASS di Rumah Melayu Kalbar

Ia menegaskan, filosofis ini menjadi simbol keberagaman unsur masyarakat Sambas yang berpadu dalam satu kesatuan. “Filosofi ini menggambarkan, perbedaan bukan penghalang hidup berdampingan, melainkan kekuatan dalam membangun persatuan,” sebutnya.

Rangkaian kegiatan akan diisi dengan makan Bubor Paddas bersama, pertunjukan budaya, serta berbagai agenda hiburan yang melibatkan partisipasi peserta, salah satunya kuis bahasa Sambas.

Aridwan menjelaskan, dalam pelaksanaannya, panitia telah menyiapkan sejumlah kejutan sebagai daya tarik tambahan bagi peserta.” Tentunya rangkaian acara Bubor Paddas tahun ini akan ada daya tarik tambahan,” bebernya.

BACA JUGA:  KKL Magister Ilmu Ekonomi Untan Gelar FGD Di Sajingan Besar

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh mahasiswa asal Kabupaten Sambas, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di Kota Pontianak. Peserta dapat mengikuti kegiatan dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu tanpa dipungut biaya.

Melalui kegiatan ini, KMKS ingin menghadirkan lebih dari sekadar pertemuan tahunan. Sebab, sejauh apa pun mahasiswa Sambas merantau, kampung halaman dan kebudayaannya tetap menjadi bagian dari jati diri yang harus dibawa.

“Ada budaya yang perlu dijaga, persaudaraan yang perlu dirawat, dan identitas daerah yang tak boleh hilang oleh jarak dan waktu. Target 1.500 peserta membuktikan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Sambas tetap tumbuh di tengah generasi muda,” tegasnya.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Dosen Poltesa Lolos Pendanaan Riset dan PKM Kemdiktisaintek 2026
SMKN 1 Semparuk

Kesehatan

Peringati HUT ke-15, SMKN 1 Semparuk Gelar Khitanan Masal
Siswa SDN 1 Semparuk melaksanakan kunjungan Wisata Edukasi ke Sambas

Pendidikan

Siswa SDN 1 Semparuk Kunjungan Wisata Edukasi ke Sambas
Lomba bekesah

Budaya

Lomba Bekesah Diikuti 28 Pelajar SMP se Kabupaten Sambas
Panitia Lomba Pidato BEM IAIS mengabadikan momen foto bersama juara pidato tingkat SMP

Pendidikan

BEM IAIS Gelar Lomba Pidato Tingkat Pelajar SMP
bupati sambas h satono

Pendidikan

Guru Agen Perubahan Menuju Generasi Sambas Berkemajuan
Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Pendidikan

Mahasiswa Harap Perubahan ke UNISSAS Reputasi Pendidikan Meningkat
Direktur Poltesa bersama dosen menggunakan pakaian adat Nusantara usai upacara HUT RI ke-79

Pendidikan

HUT RI Ke-79, Direktur dan Warga Poltesa Kenakan Pakaian Adat Nusantara
error: Content is protected !!