Home / Pendidikan

Rabu, 21 September 2022 - 15:56 WIB

Festival Literasi Upaya Tumbuhkan Budaya Membaca dan Menulis

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno foto bersama usai pembukaan Festival Literasi, Selasa (13/9/2022).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno foto bersama usai pembukaan Festival Literasi, Selasa (13/9/2022).

Sambas Times. Festival Literasi yang di gelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas, 13 September 2022 lalu bertujuan untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis.

Literasi sangat banyak manfaatnya, salah satunya dapat melatih diri terbiasa dalam membaca, serta dapat membiasakan guru menyerap informasi yang dibaca dan dirangkum dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

“Festival literasi merupakan
penyusunan karya tulis ilmiah yang dilakukan guru untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila, hal ini sejalan dengan Visi Kabupaten Sambas, mewujudkan Sambas yang Beriman, Kemandirian, Maju dan Berkelanjutan untuk Mewujudkan Sambas Berkemajuan,” kata Kadisdikbud Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya, implementasi elemen profil pelajar pancasila memiliki kesesuaian dengan visi kabupaten Sambas, dengan komponen elemennya meliputi Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif.

Ia menjelaskan, Festival Literasi dibuka Bupati Sambas melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Eko Susanto, yang dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas Anwari, Bunda Literasi Kabupaten Sambas Yunisa Satono, serta Kepala OPD Kabupaten Sambas.

BACA JUGA:  Direktur Poltesa Serahkan SPMT kepada CPNS Tahun 2025

Seno sapaan akrab Kadisdikbud berharap Festival Literasi dapat meningkatkan literasi guru dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila dan meningkatkan kemampuan guru melakukan sebuah riset di sekolah.

“Melalui festival ini diharapkan guru memiliki budaya literasi, dan menghasilkan karya tulis ilmiah, sehingga proses pembelajaran di kelas semakin baik, dan hasil belajar peserta didik mengalami kemajuan yang meningkat,” harapnya.

Festival Literasi yang di gelar secara Luring tersebut dihadiri Kepala BBGP Jawa Barat yang diwakili Kapokja Guru Penggerak Jawa Barat Asep Agus Sulaeman secara Daring.

Dalam sambutannya, Asep Agus Sulaeman menyampaikan, Festival Literasi bertujuan meningkatkan kemampuan diri, mengembangkan literasi dan melakukan riset penelitian karya ilmiah.

Bunda Literasi Kabupaten Sambas Yunisa Satono menyampaikan, bahwa guru merupakan agen perubahan dan pemimpin pendidikan dimasa mendatang, dan tidak berhenti untuk belajar dan berkarya.

BACA JUGA:  DPRD Konsultasi Dirjen Perkebunan Kementan Ri

“Guru harus mandiri dan menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada murid, oleh karenanya, melalui festival literasi ini diharapkan guru dapat mengembangkan karya inovasi pembelajaran,” harapnya.

Kegiatan Festival Literasi yang di gelar Disdikbud Kabupaten Sambas secara Luring pada tanggal 13-15 September 2022 di Hotel Pantura Jaya Kabupaten Sambas.

Dalam festival tersebut, juga dilakukan diskusi panel dengan menghadirkan 2 Panelis, diantaranya Kadisdikbud Kabupaten Sambas tentang Profil dan Kebijakan Pendidikan di Kabupaten Sambas, serta Kepala BGP Kalbar Wasimin dengan presentasinya tentang Paradigma Perubahan Kurikulum Merdeka.

Selain itu, juga dilakukan pendampingan kepada 70 guru se Kabupaten Sambas, diantaranya Guru TK 1 orang, Guru SD 15 orang, Guru SMP 44 orang, Guru SMA 8 orang dan Guru SMK 2 orang.

Srlain itu, festival tersebut juga melibatkan Komunitas Guru Penggerak (KGP) angkatan 2 Kabupaten Sambas yang berperan sebagai pelatih peserta, memotivasi dan berkolaborasi selama proses pelaksanaan kegiatan. (edo)

Share :

Baca Juga

Rektor IAIS Arnadi melantik pengurus Ormawa IAIS

Pendidikan

Rektor IAIS Lantik Organisasi Mahasiswa 2022-2023
IAIS Sambas

Pendidikan

IAIS Laksanakan Temu Alumni dan Musyawarah Alumni 2023
Plang SDN 02 Parit Merdeka, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas tempat Gusnadianto mengalami kecelakaan kerja.

Pendidikan

Kontraktor SDN 02 Parit Merdeka Harus Berikan Kompensasi Kecelakaan Kerja
Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) KemdiktiSaintek Indonesia (ADAKSI) Audensi dengan Mendiktisaintek terkait gaji Dosen Muda ASN 2 Juta Rupiah tanpa Tunjangan Kinerja (Tukin).

Pendidikan

Audensi Bersama Mendiktisaintek, Dosen Muda ASN Keluhkan Gaji 2 Juta Tanpa Tukin
UNISSAS

Pendidikan

UNISSAS Laksanakan Asesmen Usulan Pembukaan Prodi S3 Doktor Studi Islam
AMKS

Pendidikan

Perkuat Lingkungan Asrama, AMKS Gelar RAHMA 1447 Hijriah
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Alat Semprot Portable Poltesa Tingkatkan Efesiensi Petani Buah Naga
Santri dan Santriwati PPMBI

Pendidikan

KPU Sambas Gelar Nonton Bareng Film “Kejarlah Janji” di PPMBI
error: Content is protected !!