Sambas Times. Peringatan potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah Pesisir Kalbar dilayangkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Kalbar.
Surat peringatan yang layangkan BMKG Kalbar. Selasa, (3/1/2023) lalu menyebar di laman Facebook dan Group-group Whatsapp, sehingga perlu kewaspadaan.
Surat peringatan yang dilayangkan Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Slamet Wiyono, dan Prakirawan Putri Fadhila menyampaikan adanya fase Bulan Purnama (Full Moon ) 6 Januari 2023.
Menurutnya, dampak fase Bulan Purnama dapat berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Ia menyampaikan, berdasarkan pantauan data Water Level dan prediksi pasang surut. Banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Prediksi pasang surut Poshidros-AL, banjir pesisir rob di wilayah pesisir Kalbar berpotensi terjadi pada tanggal 05-11 Januari 2023 dengan waktu yang berbeda.

Untuk wilayah Pemangkat dan sekitarnya, banjir pesisir prediksi waktu dini hari hingga pagi hari. Sedangkan untuk wilayah Kota Pontianak, Kendawangan dan sekitarnya prediksi Pagi hingga siang hari.
Dengan adanya kondisi tersebut, menyebabkan terganggunya aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga, serta mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut. Juga aktif memperhatikan update peringatan dini banjir rob dan informasi maritim BMKG lainnya. (Ris)















