Sambas Times. Event Organizer (EO) Sambas Islamic Tourism Expo (SITE ) 2023 mengaku terima teguran Polres Sambas untuk mengganti tema kegiatan yang saat ini masih berlangsung.
“2 hari yang lalu polres sambas sudah menegur kita untuk mengganti tema. Kami datang menemui Kapolres, Kabag Ops dan lainnya terkait event yang kami gelar,”. Ujar EO lokal Sambas Ruly Apri, Sabtu, (11/3/2023).
Ruly menjelaskan, video dan foto yang beredar merupakan potongan saat hiburan band berlangsung. Pihaknya sejak sore hari sudah membuka ceramah di layar dan memutar pengajian.
“Yang beredar di masyarakat hanya potongan video saat hiburan band, padahal mulai dari sore kita sudah memutar video ceramah dan murottal,” jelasnya.
Terkait hiburan band, Ruly menuturkan hal tersebut merupakan permintaan dari pedagang. Menurutnya saat tidak ada hiburan band orang yang datang kurang lebih sekitar 200 orang.
“Karena, berdasarkan pengalaman dari event sebelumnya, dari hiburan band ramai orang yang datang dan menambah pemasukan pedagang berkali-kali lipat,” ucapnya.
Ruly mengakui, kebetulan yang tampil malam itu adalah band miliknya, ia menyampaikan bahwa biduannya berpakaian sopan.
“Saya sudah instruksikan agar biduan untuk berpakaian sopan, dan mereka tampil mengikutinya, bahkan membawakan lagu islami,” aku nya.
Terkait ini, jauh Ruly menuturkan bahwa pihaknya telah melepas simbol-simbol yang berkaitan dengan Islam. Namun kegiatan seperti bazar, kuliner makanan, UMKM tetap berlangsung.
“Ini yang sangat disayangkan bahwa masyarakat hanya melihat potongan video band tersebut. Padahal banyak kegiatan lain di dalamnya yang perlu dilihat masyarakat,” bebernya.
Ruly menegaskan, pada Sabtu malam itu, event band yang gelar pihaknya untuk konser amal bersama musisi Kabupaten Sambas guna membantu korban banjir. (Ris)
















