Home / Pendidikan

Jumat, 7 Juli 2023 - 18:56 WIB

KMKS Sayangkan Lambatnya Pengurusan Administrasi Disdukcapil

Pengurus KMKS Kabupaten Sambas.

Pengurus KMKS Kabupaten Sambas.

Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) sayangkan lambatnya pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam pengurusan administrasi kependudukan.

Ketua KMKS Dimas mengatakan, Disdukcapil Kabupaten Sambas dalam melayani warga mengurus e-KTP dan KK lambat dan bertele-tele, sehingga keluhan masyarakat viral di media sosial.

“Terkait unggahan salah satu warga Kabupaten Sambas yang mengeluhkan lamban dan bertele-telenya proses mengurus e-KTP dan KK di Disdukcapil Kabupaten Sambas menandakan lemahnya sistem di Disdukcapil,” kata Dimas Ketua KMKS, Jum’at (7/7/2023).

Dimas menjelaskan, dalam Maklumat Layanan sudah jelas bahwa “Dengan ini kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan yang telah di tetapkan dan apabila tidak menepati, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA:  Asmuli Sambut Baik Terbentuknya BKPRMI Kecamatan Jawai

Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik pasal 8 ayat 3 menyatakan bahwa Penyelenggara dan seluruh bagian organisasi penyelenggara bertanggungjawab atas ketidakmampuan, pelanggaran, dan kegagalan penyelenggaraan pelayanan.

“Artinya Kepala Disdukcapil harus bertanggung jawab untuk itu semua. Dan Bupati Sambas harus fokus menyikapi kepentingan masyarakat, bukannya Live Service,” singgungnya.

Bukan hanya pelayanan yang lambat kami permasalahkan. Namun pelayanan yang kurang ramah, seperti yang di alami salah satu masyarakat di Kabupaten Sambas.

KMKS Minta Dalam Pelayanan Tidak Ada Intimidasi

Ali Kepala Bidang Eksternal KMKS mengatakan tidak sepantasnya pegawai di jajaran pemerintah bersikap arogan kepada masyarakat. Mereka sudah di sumpah janji untuk bersikap baik kepada masyarakat.

“Dengan adanya kejadian viral ini, KMKS minta Disdukcapil dapat introspeksi diri. Dan menindak tegas oknum ASN yang melakukan intimidasi kepada masyarakat,” pintanya.

BACA JUGA:  Resmi Rektor IAIS, Arnadi Perjuangkan Penegerian dan Pembangunan

Ia menegaskan, evaluasi kinerja adalah langkah penting dalam memastikan, bahwa setiap aparat pemerintah bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawabnya.

“Evaluasi yang dilakukan secara berkala akan membantu mengidentifikasi masalah dan kelemahan yang ada dalam pelayanan publik,” ingatnya.

Dalam hal ini, pemerintah Kabupaten Sambas harus memastikan bahwa pegawai Disdukcapil bekerja dengan profesionalisme. Etika yang baik, dan tidak melakukan intimidasi terhadap masyarakat.

“Ini kami tegaskan sebagai upaya memperbaiki layanan publik. Kritik dan masukan dari masyarakat seharusnya dihargai dan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan,” tegas Ali. (edo).

Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

KMKS

Pendidikan

Mahasiswa Sambas Sambut Gubernur Kalbar di Acara Bubor Paddas KMKS

Pendidikan

O2SN dan FLS2N Kecamatan Tangaran Resmi Dimulai
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Pendidikan

Peduli Sesama, Prodi PGMI Unnisas Bantu Nenek Sarijah Sembako
Perpisahan SDN 16 Bekut

Pendidikan

Perpisahan SDN 16 Bekut Dirangkai Khataman Alquran
Mahasiswa Prodi D4 Teknik Multimedia Jurusan Manajemen Informatika yang berhasil juara 3 Pagelaran Vokasi 2022 KMIPN IV Kategori Animasi.

Pendidikan

Poltesa Dukung Mahasiswa Ikuti Event Nasional dan Internasional
Kepala DInas Pendidikan Dan Kebudayaan Samekto Hadi Suseno

Budaya

Dinas Pendidikan Gelar Museum Masuk Sekolah di Kecamatan Paloh
MAN IC Sambas

Pendidikan

16 Siswa MAN IC Sambas Lolos OSN Puspresnas Tingkat Kalbar
Siswa SDS Tarbiyatul Islam sarapan pagi sehat bersama

Pendidikan

Sarapan Pagi Sehat Program Rutin SDS Tarbiyatul Islam
error: Content is protected !!