Home / Politik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Bawaslu Sambas Berikan Pembekalan Demokrasi Kepada MABA UNNISAS

Bawaslu Kabupaten Sambas mengabadikan momen bersama Mahasiswa Baru (MABA) UNNISAS di Aula Ir H Burhanuddin A Rasyid, UNNISAS, Selasa (20/10/2026).

Bawaslu Kabupaten Sambas mengabadikan momen bersama Mahasiswa Baru (MABA) UNNISAS di Aula Ir H Burhanuddin A Rasyid, UNNISAS, Selasa (20/10/2026).

Sambas Times. Bawaslu Kabupaten Sambas memberikan pembekalan Peran pengawasan Partisipatif dalam menjaga Demokrasi kepada Mahasiswa Baru (MABA) Universitas Sultan Muhammad Tsafiudin Sambas (UNNISAS).

Materi pembekalan disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Sambas, Henny Yusnita, pada kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (MATAMA) 2026, di Kampus UNNISAS, Selasa (20/10/2026).

Pembekalan yang disampaikan mengangkat tema “Lead the Future: Young Economist yang Berani, Adaptif, Moderat untuk Indonesia Emas” diadakan Fakultas Ekonomi Bisnis UNISSAS.

Henny Yusnita menjelaskan, kegiatan ini jadi ruang bagi MABA memperoleh pemahaman mengenai kehidupan demokrasi, kepemiluan, serta peran generasi muda dalam mengawal proses demokrasi.

BACA JUGA:  3M Kukuhkan Tim Sambas Gemilang Kecamatan Tebas

Henny menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam pengawasan partisipatif.

Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat yang dapat ikut berperan dalam pengawasan partisipatif, “tegas Henny Yusnita.

Ia menyebut, keterlibatan dapat dilakukan dengan meningkatkan pemahaman kepemiluan, menyampaikan informasi yang benar, serta ikut mengawasi proses pemilu.

“Mahasiswa harus memahami berbagai potensi pelanggaran pemilu, seperti politik uang, penyebaran berita bohong, serta tindakan yang dapat merusak integritas proses demokrasi, “ingatnya.

BACA JUGA:  BEM Poltesa dan UNISSAS Gelar FGD dan Sosialisasi Pasca Pemilukada

Ia berharap mahasiswa mampu menyaring informasi secara kritis, menolak politik uang, dan dapat menyampaikan dugaan pelanggaran melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengawasan partisipatif menjadi sarana membangun kesadaran kolektif, bahwa menjaga demokrasi merupakan tanggung jawab bersama, perbedaan politik harus disikapi dengan
menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan nilai-nilai demokrasi, “ pesannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Pilkada Serentak 2024

Politik

Garda Borneo Sambas Ajak Wujudkan Pilkada Aman dan Damai
Petugas Pantarlih menempel Stiker Coklit di kediaman Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari

Politik

Pantarih Coklit Ketua MABM Kabupaten Sambas

Politik

Reses Subhan Nur Kumpulkan Pengurus Masjid di Kecamatan Tangaran
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alqadri menyampaikan resesnya

Politik

Syarif Abdullah Serap Aspirasi Masyarakat Kabupaten Sambas
Ketua KPU Kabupaten Sambas saat menyampaikan tujuan uji publik

Politik

KPU Sebut Rancangan Dapil Untuk Pemerataan Pembangunan
Muzahar Fahri juru bicara Fraksi Persatuan Demokrat

Politik

Fraksi Persatuan Demokrat Minta Pemda Sambas Benahi Aset
Sambas Gemilang

Politik

Berkas Fisik Lengkap, Misni – Mariadi Wajib Tuntaskan Silon 3 x 24 Jam
Bawaslu Sambas

Politik

Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Tahapan Pemilu 2024
error: Content is protected !!