Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Musrenbang yang dibuka Bupati Sambas H Satono dihadiri Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Ketua DPRD Kalbar Prabasa Anantatur, Bupati Sambas H Satono, Anggota DPRD Kalbar Dapil Kabupaten Sambas.
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Pimpinan OPD Kalbar, Pimpinan OPD Kabupaten Sambas, Perbankan, BUMN, Camat se Kabupaten Sambas dan undangan terkait. Selasa (22/4/2025).
Bupati Sambas Satono dalam sambutannya mengucapkan sukur, Musrenbang perdana Kabupaten Sambas dihadiri Gubenur Kalbar H Ria Norsan, ia juga mengatakan, sebagai daerah perbatasan yang terletak di utara Kalimantan Barat perlu sentuhan pembangunan.
“Maju mundurnya Kabupaten Sambas tidak terlepas dari peran masyarakat, sekitar 70 persen bergerak di sektor pertanian, dan Sambas masih sebagai lumbung padi dan lumbung pangan Kalbar,” kata Bupati Satono.
Bupati berharap bagaimana kedepan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas semakin maju, walaupun awalnya Kabupaten Sambas mengalami kontraksi paska Covid 19, Alhamdulillah perlahan bangkit karena sinergi bersama.
“Kemajuan kabupaten Sambas terus meningkat, dan saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus mengalami kenaikan dan tahun ini IPM berada di peringkat pertama di Kalbar,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan, bahwa Sambas memiliki jembatan bersejarah yang sudah tua, harapan bisa mendapat perhatian agar jembatan yang sudah tua ini bisa tetap terjaga.
“Sambas memiliki jembatan yang sudah tua, kondisi masih terjaga, namun perlu pemeliharaan, harapan Bapak Gubenur dapat membantu pembangunan jembatan baru di kota Sambas,” harapnya.
Selain Bupati Sambas, Musrenbang RPJMD dan RKPD Kabupaten Sambas disampaikan arahan dari Gubenur Kalbar Ria Norsan dan laporan ketua panitia Kabid PPE Bappeda An Am Alhamzi.
Penulis : Muhammad Ridho














