Home / Pemerintahan

Senin, 30 Juni 2025 - 08:36 WIB

Desak PT SEC Kembalikan Aset dan Lahan Masyarakat

Anggota Komisi II DPRD Kalbar H Subhan Nur turun langsung ke lokasi sengketa lahan warga Desa Lubuk Dagang dengan PT SEC, Sambas, Minggu (29/6/2025).

Anggota Komisi II DPRD Kalbar H Subhan Nur turun langsung ke lokasi sengketa lahan warga Desa Lubuk Dagang dengan PT SEC, Sambas, Minggu (29/6/2025).

Sambas Times. Anggota Komisi II DPRD Kalbar, H Subhan Nur mendesak PT Sarana Esa Cita (SEC) di Sambas segera mengembalikan aset dan lahan masyarakat yang masuk dalam kawasan perusahaan tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kalbar, H Subhan Nur, bersama tim dan kepala desa serta masyarakat Desa Lubuk Dagang bertemu dengan sejumlah perwakilan PT SEC di Kantor perusahaan tersebut, Minggu (29/6/2025).

Subhan menegaskan, jika dirinya melaksanakan tugas lembaga menyampaikan sejumlah rekomendasi DPRD Kalbar kepada pihak perusahaan. Diantaranya mengembalikan aset dan lahan masyarakat.

“Rekomendasi yang pertama, yakni harus mengembalikan fungsi semula yakni berupa akses jalan umum yang ditutup pihak perusahaan,” kata politisi Nasdem ini.

BACA JUGA:  Tingkatkan IPM, Wabup Ingatkan Wisudawan Ubah Data KTP dan KK

Rekomendasi selanjutnya, meminta pihak perusahaan menyelesaikan atau mengembalikan lahan hak masyarakat yang diduga masuk dalam kawasan lahan perusahaan.

“Jika rekomendasi ini tak diindahkan, kami di Komisi II DPRD Kalbar akan memanggil pihak perusahaan. Secara kelembagaan akan mengeluarkan rekomendasi kepada Pemprov Kalbar mengkaji ulang atau mencabut HGU perusahaan tersebut,” tegasnya.

H Subhan juga menyampaikan rekomendasi berkaitan dengan lahan penampungan korban banjir di Desa Jambu Kecamatan Sajad. Dimana lokasi tersebut sudah ditetapkan pemerintah menjadi titik penampungan korban banjir.

“Komisi II DPRD Kalbar meminta lahan yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai lokasi penampungan korban banjir di Desa Jambu, Kecamatan Sajad, dikembalikan fungsinya sesuai peruntukannya, dan mengenai data lahannya ada di BPN,” terangnya.

BACA JUGA:  Puskesmas Matang Suri Sosialisasikan Jampersal

Selanjutnya, rekomendasi DPRD Kalbar yang dibawa H Subhan Nur, yakni meminta perusahaan mengembalikan lahan seluas 29 Hektar. Empat hektare diantaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap setelah warga memenangkan sengketa yang diduga masuk dalam lahan HGU perusahaan.

“Kalau rekomendasi ini tak dijalankan sebagaimana mestinya. Kami di DPRD Kalbar akan memanggil general manager atau pimpinan tertinggi perusahaan,” tegas H Subhan Nur.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Komisi IV DPRD Kalbar Subhan Nur

Pemerintahan

Komisi IV DPRD Kalbar Monitoring Gas dan BBM Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Sambut Audiensi dan Kunker BPKP Kalbar di Sambas
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Irup Hari Lahir Pancasila
Pemerintah Kecamatan Tangaran melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di di Masjid Al Falah Desa Merabuan, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas.

Pemerintahan

Safari Ramadan, Sekcam Tangaran Sosialisasikan Program Pemerintah
Kades Rambi bersama panitia MTQ Kecamatan Sambas

Pemerintahan

Desa Rambi Terus Berbenah Sukseskan MTQ Kecamatan Sambas
Ketua DPRD Sambas bersama Anggota DPRD Bengkayang mengabadikan momen foto bersama usai Kunjungan Kerja.

Pemerintahan

DPRD Sambas Terima Kunjungan DPRD Bengkayang
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Buka Seminar Radikalisme
Satgas TMMD ke-126

Pemerintahan

Tanam Paralon PDAM Percepatan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat
error: Content is protected !!