Home / Pemerintahan

Kamis, 21 November 2024 - 12:53 WIB

BNN dan Pemda Sambas Pelatihan Rehabilitasi dan Konseling Dasar

Kepala BNNP Kalbar Brigjenpol Drs Sumirat Dwiyanto MSi membuka Pelatihan Kesehatan Tenaga Kesehatan, Kamis (21/11/2024).

Kepala BNNP Kalbar Brigjenpol Drs Sumirat Dwiyanto MSi membuka Pelatihan Kesehatan Tenaga Kesehatan, Kamis (21/11/2024).

Sambas Times. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar bersama Pemerintah Kabupaten Sambas, mengadakan pelatihan rehabilitasi dan konseling dasar bagi Tenaga Kesehatan. Kamis (21/11/2024).

Pelatihan tenaga kesehatan dalam upaya menangani pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Dengan tujuan meningkatkan peran serta tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Sambas.

Pelatihan ini merupakan langkah awal Pemda Sambas dalam menyambut terbentuknya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sambas.

Hadir pada kegiatan ini Kepala BNNP Kalbar Brigjenpol Drs Sumirat Dwiyanto MSi, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sambas, Edi, S.E, M.Eng, serta perwakilan dari setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Sambas.

BACA JUGA:  Supni Minta Bupati Lebarkan Jalan Sekura-Simpang Empat

Brigjenpol Drs Sumirat Dwiyanto berharap melalui pelatihan tenaga kesehatan. Dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat narkotika.

“Tenaga kesehatan yang ada, dengan pelatihan ini harapkan bisa meningkatkan pengetahuannya, kemampuan dan kemauan, sehingga maksimal melayani mereka yang mengalami gangguan kesehatan akibat penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa mereka yang mengalami sakit akibat penyalahgunaan narkotika, memerlukan pengobatan melalui rehabilitasi. “Mereka memerlukan kepedulian kita, perlu pengobatan khusus melalui rehabilitasi,” jelasnya.

Brigjenpol Drs Sumirat Dwiyanto berharap setelah pelatihan ini tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas bisa melaksanakan rawat jalan bagi pecandu.

BACA JUGA:  Marthinus Hukom Resmikan BNN Kabupaten Sambas, Mantapkan Kolaborasi

“Kami harap petugas kesehatan Puskesmas bisa melaksanakan rawat jalan. Dengan rawat jalan mereka bisa melakukan aktivitasnya, bisa pulih tanpa menggangu produktivitas mereka, kecuali yang harus direhabilitasi rawat inap,” tuturnya.

Dengan adanya pelatihan ini harapkan bisa betul-betul menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena Sambas merupakan salah satu pintu masuknya narkotika ke wilayah Indonesia, baik garis pantai dan garis perbatasan darat dengan Malaysia.

Penulis : Noorhalizah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kepala Bakueda H Rachmad Robii

Pemerintahan

Pemda Sambas Kembali Terima Penghargaan WTP LKPD 2021
Dprd Sambas Junaidi

Pemerintahan

Junaidi Harap Danau Sebedang Masuk 75 Besar ADWI Kalbar 2023
Pemancingan Kolam Ikan

Pemerintahan

Wabup Hero Resmikan Kolam Pemancingan Ikan di Kartiasa
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Hj Nurmaya Dewi SE bersama Forum PD pada pembahasan program Forum PD bidang Kesehatan, Selasa (25/3/2025).

Pemerintahan

Nurmaya Dewi: Program Prioritas Kesehatan Mudahkan Masyarakat
Bupati Sambas H. Satono

Pemerintahan

Dukung Program OVOP, PKK Gelar Lomba UP2K
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi bersama Camat Tebas Dedi Zulkarnain dan Karang Taruna Bunge Serampai.

Pemerintahan

Wabup Rofi Tutup Pasar Malam Desa Mak Rampai
Kades Semparuk

Pemerintahan

Kades Semparuk Senang Jembatan Non APBD Segera Dibangun
TP-PKK Kabupaten Sambas Yunisa

Pemerintahan

PKK Semparuk Juara Nasi Adap Berbahan Singkong
error: Content is protected !!