Home / Pemerintahan

Rabu, 14 Desember 2022 - 18:03 WIB

DPRD Dorong Pemda Beri Perhatian Guru Daerah Terpencil

DPRD Kabupaten Sambas saat menerima Hearing guru daerah terpencil, Selasa (13/12/2022).

DPRD Kabupaten Sambas saat menerima Hearing guru daerah terpencil, Selasa (13/12/2022).

Sambas Times. DPRD Kabupaten Sambas menggelar Hearing menghadirkan guru daerah terpencil yang mengabdi dititik lokasi sulit diakses. Seperti Desa Maribas dan Serat Ayon Kecamatan Tebas.

Rapat Dengar Pendapat atau Hearing DPRD Kabupaten Sambas, digelar di ruang sidang utama kantor DPRD Kabupaten Sambas, Selasa (13/12/2022).

Hadir dari Pemda Sambas Asisten Aparatur dan Umum, Kadis Pendidikan, Sekretaris Bakeuda, Perwakilan BKPSDMAD, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Inspektorat dan unit-unit kerja lainnya.

Rapat Dengar Pendapat dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas, Suriadi didampingi Ketua Komisi IV Anwari S Sos, MAP dan anggota DPRD Idaliati SPd.

Para guru yang hadir yakni, Perwakilan SDN 30 Sebab Sedihat, Perwakilan SDN 33 Begatuk, Perwakilan SDN 40 Kedondong, Perwakilan SDN 49 Serat Ayon, Perwakilan SDN 51 Sei Enau, Perwakilan SMPN 5 SATAP Tebas, dan Perwakilan SMPN 10 SATAP Tebas.

BACA JUGA:  PKS Minta Pemda Maksimalkan Potensi Peningkatkan PAD

Para pemohon Hearing mengadu ke DPRD terkait perhatian atas pengabdian mereka di lokasi yang akses tempuhnya begitu menyedihkan. Terutama ketika hujan, sebab kondisi infrastruktur memprihatinkan.

Suriadi, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas menyebutkan. DPRD telah meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas mengambil langkah-langkah strategis guna mengakomodir keluhan para guru di daerah terpencil.

Pertemuan Hearing

“Dari pertemuan Hearing tersebut, Pemerintah Daerah memberikan gambaran yang cukup jelas menyikapi keinginan para guru. Kita berharap Pemda kita dapat mengambil langkah strategis meminimalisir permasalahan lapangan,” ucap Suriadi.

BACA JUGA:  Jelang Imlek, Sejumlah Komoditi Mengalami Kenaikan

Ketua Komisi IV Anwari menjelaskan, DPRD akan mendorong Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan perhatian khusus bagi Tenaga Guru yang bertugas di Desa Maribas dan Desa Serat Ayon Kecamatan Tebas.

“Kita tahu, akses menuju dua desa tersebut masih sangat sulit, terutama ketika musin penghujan. Hal itu yang mereka perjuangkan, termasuk memperjuangkan insentif atau tunjangan khusus,” tutur Anwari.

Anwari meminta Pemerintah Kabupaten Sambas membuat langkah-langkah terbaik menyiasati proses penyaluran dana-dana insentif kesejahteraan.

“Penting agar kelancaran penyaluran atau pencairan tunjangan kesejahteraan bagi aparatur bisa terealisasi. Dan dampaknya sangat baik bagi semua aspek,” ungkap Anwari. (edo)

Share :

Baca Juga

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Sinergi Lintas Sektor, Pastikan SPMB 2026/2027 Transparan dan Akuntabel
Kepala KSOP Sintete, Eka Ariandi bersama nelayan Bengkayang

Pemerintahan

150 Nelayan Bengkayang Terima Layanan Gerai E-Pass KSOP Sintete
Ketua Komisi I DPRD Sambas menerima aspirasi pelaku UMKM Pasar Sambas

Pemerintahan

Komisi 1 DPRD Terima Aspirasi Pelaku UMKM
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Hadiri Demo Alat Pompa Pengairan Tenaga Surya
Apel Gabungan Idul Fitri

Pemerintahan

Apel Gabungan Idul Fitri, Bupati Tekankan ASN Sambas Disiplin
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Satono Letakkan Batu Pertama Jembatan Berkemajuan di Selakau
Ketua GOW Kabupaten Sambas Puspa Rahayu foto bersama pengurus PDWI Kabupaten Sambas

Pemerintahan

GOW Harap PDWI Dapat Membentuk Keluarga Religi
Pansus DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Pansus DPRD Siap Bahas Raperda
error: Content is protected !!