Home / Pemerintahan

Selasa, 27 Desember 2022 - 17:00 WIB

DPRD Sambas Dukung Pemerintah Capai Zero ODOL

Ferdinan Syolihin Wakil Ketua DPRD Sambas Sambas bersama Ketua Komisi III Trisno pada Kunker ke Dishub Kalbar, Selasa (27/12/2022).

Ferdinan Syolihin Wakil Ketua DPRD Sambas Sambas bersama Ketua Komisi III Trisno pada Kunker ke Dishub Kalbar, Selasa (27/12/2022).

Sambas Times. Untuk mendukung pemerintah Zero Over Dimensions Over Loading (ODOL), DPRD Kabupaten Sambas melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Perhubungan Propinsi Kalbar.

Ketibaan rombongan DPRD Kabupaten Sambas yang dipimpin Wakil Ketua 1 Ferdinan Syolihin didampingi ketuai Komisi III DPRD Sambas, Trisno SH, diterima Kadis Perhubungan Propinsi Kalbar, Y Anthonius Rawing SE MSi.

“Kunker tersebut dalam rangka memperoleh informasi mengenai pelaksanaan zero ODOL atau Zero Over Dimensions Over Loading,” kata Wakil Ketua 1 DPRD Sambas Ferdinan Syolihin, Selasa (27/12/2022).

Ferdinan mengaku banyak mendapat penjelasan dalam Kunker tersebut, terutama tentang penerapan Zero ODOL.

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Jawai, Pemda Sambas Serahkan Bantuan Masjid

“Kita mendapatkan penjelasan teknis, mengapa pentingnya penerapan Zero ODOL kedepannya, banyak manfaat baik bagi semua komponen,” ujar Ferdinan.

Pada prinsipnya, terang Ferdinan, legislatif memberi perhatian penting terkait ODOL. Lanjut dia, dengan konsep Zero ODOL, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kita harus paham dulu, apa itu ODOL, dengan paham, kita akan semakin yakin bahwa kita ingin dalam berlalu lintas, lebih mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Menurutnya, sarana jalan yang dibangun pemerintah bukan hanya untuk satu jenis kendaraan saja. Tetapi semua punya hak yang sama, sehingga keselamatan menjadi prioritas utama.

BACA JUGA:  Tim Wasev Tinjau Lokasi TMMD Regtas ke-116 Desa Lubuk Dagang

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sambas Trisno sangat memberikan perhatian penerapan ODOL. Terutama bagi pengguna kendaraan bermotor harus memperhatikan kelayakan kendaraan.

“Kita memberikan perhatian pada kendaraan komersial agar tidak bermuatan over load, atau berlebih, baik dimensi kendaraan maupun muatannya,” kata Trisno.

Ia mengatakan, pencapaian penerapan zero ODOL oleh Pemerintah, harus kita pahami dengan baik, bahwa itu semua untuk kebaikan kita bersama.

“ODOL banyak sisi kurang baiknya, meningkatkan biaya pemeliharaan kendaraan, bisa mengurangi usia kendaraan. Tentunya juga mengancam kenyamanan atau keselamatan para pengguna jalan dan diri sendiri,” terang Trisno. (edo)

Share :

Baca Juga

H Mufizar, Anggota DPRD Provinsi Kalbar

Pemerintahan

Mufizar Reses Tampung Curhatan Masyarakat
Camat Semparuk Alpian meninjau pembangunan Jembatan Berkemajuan Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk

Pemerintahan

Desa Sepinggan Akan Dibangun Jembatan Berkemajuan
Bimtek BNNP bersama Pemerintah Kabupaten Sambas

Pemerintahan

BNNP dan Pemda Sambas Kolaborasi Pelatihan Bimtek IBM
Anggota Kompi Senapan B

Pemerintahan

Prajurit Kompi Pemangkat Meriahkan Karnaval HUT RI ke-79
Ir H Prabasa Anantatur MH, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat

Pemerintahan

Peringati Pergantian Tahun Baru 2026 Dengan Penuh Makna
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Harap Pergantian Pangdam XII TPR Sinergitas Semakin Baik
Karhutla

Pemerintahan

Pemprov dan Pemda Harus Tegas, Adakan Sayembara untuk Ungkap Pembakar Lahan
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Satono Beri Hadiah Umroh untuk Guru SMP-nya
error: Content is protected !!