Home / Hukum / Pemerintahan / Pendidikan / Peristiwa

Senin, 1 September 2025 - 19:30 WIB

DPRD Terima Aksi Aliansi Sambas Bergerak, Situasi Aman dan Kondusif

Massa Aliansi Sambas Bergerak menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Sambas, Senin (1/9/2025).

Massa Aliansi Sambas Bergerak menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Sambas, Senin (1/9/2025).

Sambas Times. DPRD Kabupaten Sambas menerima kedatangan Aksi Massa yang menamakan Aliansi Sambas Bergerak untuk menyampaikan aspirasinya ke Kantor DPRD Kabupaten Sambas, Senin (1/9/2025).

Ketibaan Aliansi Sambas Bergerak diterima Ketua DPRD Sambas H Abu Bakar beserta unsur pimpinan DPRD, anggota DPRD dan beberapa pimpinan OPD Kabupaten Sambas.

Aksi massa di DPRD Kabupaten Sambas dikawal damai aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP, situasi lalulintas turut menjadi perhatian Satlantas Polres Sambas bersama Dinas Perhubungan, sehingga arus lalu lintas lancar.

Dalam aksi itu, koordinator aksi massa menyampaikan 9 isu, 4 diantara isu lokal. Seperti permasalahan honorer P3K, Pajak Bumi Bangunan (PBB), Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan Evaluasi Pokir DPRD Sambas.

Muhammad Farhan perwakilan aliansi menjelaskan 9 poin tuntutan. Ia merespon baik tanggapan pemerintah daerah, namun tidak hanya sampai di sini, ia berkomitmen tetap mengawal perjuangan tersebut.

BACA JUGA:  Bupati Serahkan Bendera Merah Putih Kepada Mahasiswa KKN Kebangsaan
Ketua DPRD Kabupaten Sambas H Abu Bakar menerima aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Sambas Bergerak di halaman terbuka DPRD Sambas, Senin (1/9/2025).
Berikut 9 poin tuntutan
  1. Menolak kenaikan tunjangan gaji DPR.
  2. Mengecam seluruh aparat kepolisian atas tindakan brutal dan represif yang bertentangan dengan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayoman, dan pelayan masyarakat (UU No. 2 Tahun 2022).
  3. Mendesak DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset.
  4. Mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pemerataan infrastruktur di Kab. Sambas.
  5. Menuntut Pemerintah Daerah agar memberikan atensi Kesejahteraan terhadap Tenaga Honorer dan guru di Kabupaten Sambas.
  6. Mendesak pemerintah daerah segera membentuk KPPAD.
  7. Meminta kejelasan terhadap aktivitas PETI yang meresahkan masyarakat.
  8. Menuntut Penjelasan PBB di Kabupaten Sambas.
  9. Evaluasi menyeluruh Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sambas yang mencapai 28 persen dari APBD Kabupaten Sambas.

“Kami memberikan estimasi waktu tujuh kali 24 jam untuk pemerintah daerah menanggapi hal ini. Jika tidak ada tanggapan maka kami akan datang dengan aksi yang mungkin berlawanan dan lebih besar lagi,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pengelola Desa Wisata Belajar Kelola Pendapatan Sektor Pariwisata

Dalam aksi itu, Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin, dilanjutkan Ketua DPRD Sambas H Abu Bakar, Asisten Setda Sambas Samekto Hadi Suseno dan Pimpinan OPD menjawab setiap poin tuntutan Aliansi Sambas Bergerak.

Aksi yang awalnya dilakukan di Depan Pintu DPRD Kabupaten Sambas, diminta para mahasiswa pindah ke lokasi terbuka. Sehingga pimpinan beserta anggota DPRD dan mahasiswa sama-sama merasakan panas dalam aksi itu.

Aksi massa yang disampaikan Aliansi Sambas Bergerak berlangsung aman dan lancar. Walau orasi disampaikan di tempat terbuka dengan cuaca panas, namun diakhiri dengan bersalam-salaman.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google

Share :

Baca Juga

Kasi Pemaduan Moda

Pemerintahan

Dishub Sambas Imbau Waspada Berkendara Saat Mudik Lebaran
Anggota DPRD Sambas Anwari

Pemerintahan

Anwari Apresiasi Kinerja MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sambas
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Hukum

IWOI Kalbar Surati Kapolda Atasi PETI dan Kasus Atensi Kapolri
Satgas TMMD Reguler ke-126

Pemerintahan

Tingkatkan Fasum, Satgas TMMD Pasang Keramik MCK Masjid Desa Ratu Sepudak
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Motivasi Hadiah PBB-P2, Launching Aplikasi E-Pakatan dan Pekan Panutan PBB-P2
Tim SA

Peristiwa

Pencarian Nelayan Hilang di Sungai Sambas Besar Dihentikan
Fitri Sholikah Kepala Puskesmas Semparuk foto bersama Rajili sekeluarga dan Camat Semparuk.

Pemerintahan

Rajili Pelajar Pemanjat Tiang Bendera, Ternyata Anggota Tim Kesehatan Bhakti Husada
Kapolsek Semparuk IPDA Tri Kurnia Setiawan pada Majelis Taruf di Sintete, Kecamatan Semparuk

Pemerintahan

Kapolsek Semparuk: Polisi Bukan Dilayani, Tapi Melayani
error: Content is protected !!