Home / Budaya

Jumat, 26 Juli 2024 - 20:03 WIB

KPH dan PT. MNS Tanam 13 Ribu Mangrove di Pesisir Pantai Selakau

Penanaman Mangrove secara simbolis oleh camat, KPH, PT. MNS dan Forkopimda Selakau, Jumat (26/7/2024).

Penanaman Mangrove secara simbolis oleh camat, KPH, PT. MNS dan Forkopimda Selakau, Jumat (26/7/2024).

Sambas Times. Kelompok Nelayan Harapan (KPH) bersama PT. Mitra Nabati Sambas (MNS), menanam 13.000 bibit mangrove di kawasan pantai pesisir, Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau, Jumat (26/07/2024) siang.

Penanaman 13.000 Mangrove dilaksanakan KPH dalam rangka memperingati Hari Mangrove Dunia, serta upaya meningkatkan populasi dan keragaman jenis ekosistem mangrove dalam mencegah abrasi pantai.

Kepala UPT KPH Wilayah Sambas, Ponty Wijaya mengatakan, penanaman mangrove ini adalah langkah penting dalam menjaga ekosistem pesisir pantai dari ancaman abrasi.

“Dari penanaman ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi masyarakat, terutama belajar lebih dalam tentang mangrove, dan termotivasi untuk melestarikannya secara berkelanjutan,” harapnya.

Ponty Wijaya menjelaskan, penanaman mangrove ini berlokasi di kawasan PT Mitra Nabati Sambas. Tentunya kita bersyukur pihak perusahaan mengizinkan lokasinya untuk penanaman mangrove.

BACA JUGA:  Sekjen ABIM Malaysia Apresiasi Seminar Budaya Melayu Sambas

“Ia berharap tanaman mangrove yang ditanam dapat tumbuh subur, serta bermanfaat bagi masyarakat, seperti bisa digunakan untuk wisata, memancing dan ekosistem yang dapat meningkatkan ekonomi,” harapnya.

Intinya, pelestarian mangrove untuk mencegah terjadinya abrasi dan erosi pantai. “Mangrove berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim, seperti menyerap karbon dalam jumlah besar,” bebernya.

Camat Selakau: Jika Dikelola, Mangrove Bisa Meningkatkan PAD

Camat Selakau, Alfianra menyambut baik penanaman mangrove, karena sangat bermanfaat mencegah abrasi pantai. Selain itu, penanaman mangrove untuk menyeimbangkan ekosistem yang ada di tepi pantai.

“Jika dikelola dengan baik, tentu bisa dimanfaatkan untuk wisata, serta bisa dikelola desa dalam mengangkat potensi desa, sehingga dapat meningkatkan PAD,” ujarnya.

Camat juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan komitmen pentingnya menjaga ekosistem mangrove, tentunya bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Empat Mahasiswa Poltesa Wisuda Online Dari Jepang dan Madinah

“Mangrove adalah benteng alami kita yang melindungi pesisir dari abrasi, banjir, dan badai. Selain itu, mangrove juga merupakan habitat penting bagi berbagai spesies, baik darat maupun laut. Serta sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir,” tutupnya.

Direktur PT Mitra Nabati Sambas, Ahin Suratno sangat mendukung program penanaman mangrove. Karena mangrove ini sangat penting untuk dilestarikan demi mencegah abrasi pantai.

Ia berharap jumlah mangrove yang ditanam sekitar 13.000 dapat tumbuh, sehingga bisa menjaga ekosistem. “Ini untuk meningkatkan populasi, keragaman ekosistem mangrove, serta menjaga tambak dari abrasi,” pungkasnya.

Dari 13 Ribu bibit Mangrove yang ditanam, 10 Ribu nya merupakan bantuan gratis dari BPDAS Kapuas Pontianak yang mendukung pelestarian hutan mangrove.

Penulis : Jaynudin | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Masyarakat antusias menyaksikan Tari Raddat

Budaya

Misni Buka Festival Kesenian Budaya Melayu Kecamatan Paloh
Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari

Budaya

MABM Dukung Seminar Budaya Disdikbud Kabupaten Sambas
Ketua MABM Misni Safari beserta pengurus mengabdikan moment bersama tim kesenian di Dusun Sebadi

Budaya

MABM Siapkan Seni dan Budaya Sambas ke Sarawak, Malaysia
Panitia pelaksana foto bersama

Budaya

Desa Seburing Juara Festival Maulud se Kecamatan Semparuk

Budaya

Kukuhkan MABM Kecamatan Salatiga, Misni Ajak Sukseskan FSBM 2022
H Subhan Nur Anggota DPRD Propinsi Kalbar pada Seminar Budaya Melayu Kabupaten Sambas, Sabtu (17/6/2023) di Rumah Melayu Sambas.

Budaya

Subhan Ajak MABM Selamatkan Aset-aset Budaya Melayu
Brosur Karnaval Tenun Sambas tahun 2023 se-Kalimantan Barat 8 Juli 2023.

Budaya

8 Juli 2023 Karnaval Tenun Sambas se Kalbar di Gelar
Sekda Sambas Feri Madagaskar mencoba mendirikan Keris usai membuka Festival Merindu Keris

Budaya

Sekda Buka Festival Merindu Keris Hari Jadi Kota Sambas ke-393
error: Content is protected !!