Sambas Times. Bupati Sambas Satono menghadiri Pertemuan Tim Teknis dan Sidang ke-36 Sosek Malindo yang diikuti Delegasi Indonesia-Malaysia dari tanggal 19-22 September 2023.
Sosek Malindo Peringkat Negeri Sarawak diikuti Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau, sedangkan kepala daerah sebagai peninjau.
Pertemuan itu membahas isu-isu strategis guna peningkatan kerjasama antar negara, yang dibagi menjadi 3 kertas kerja. Setiap kertas kerja dibahas secara teknis untuk mencapai kesepakatan.
Bupati Sambas Satono meminta adanya penyesuaian atau revisi kelembagaan tim Sosek Malindo Kalbar. Dengan adanya peran dan fungsi yang lebih kuat bagi Kepala Daerah perbatasan.
“Kami minta adanya peran dan fungsi yang lebih kuat bagi kepala daerah perbatasan, sehingga perlu adanya revisi kelembagaan tim Sosek Malindo.” Kata Bupati Sambas Satono menyarankan.
Bupati mengatakan, warga perbatasan mengalami kendala dalam melakukan perlintasan untuk kegiatan ekonomi pasca covid.
Ia berharap pada forum itu dapat menyepakati upaya untuk membangkitkan kembali ekonomi perbatasan, seperti peluang potensi lokal. Serta kelancaran informasi dan komunikasi informal.
“Peluang potensi lokal kadang terlewatkan untuk difasilitasi agar mampu di mapping dan diidentifikasi, termasuk kelancaran informasi, sehingga perlu dibangun komunikasi secara informal,” harapnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















