Home / Pemerintahan

Senin, 9 Desember 2024 - 21:26 WIB

Disdikbud Mantapkan Program Pendidikan Guru Penggerak di Sambas

Lokakarya 7 panen hasil belajar yang diikuti Calon Guru Penggerak di Kabupaten Sambas, Senin, (9/12/2024).

Lokakarya 7 panen hasil belajar yang diikuti Calon Guru Penggerak di Kabupaten Sambas, Senin, (9/12/2024).

Sambas Times. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas terus memantapkan program pendidikan guru penggerak di Kabupaten Sambas.

Pemantapan program ditandai dengan menggelar Lokakarya 7 panen hasil belajar pendidikan guru penggerak angkatan XI kabupaten Sambas bekerjasama Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalbar.

Kegiatan yang mengusung tema“ Membangun Ekosistem Pendidikan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045, dibuka Kepala BKPSDMAD Kabupaten, Dedi Noor, di Hotel Pantura Sambas, Senin (09/12/2024).

“Mari jadikan ini sebagai momentum saling berkolaborasi dan bersinergi, agar pendidikan di Kabupaten Sambas semakin maju, serta menciptakan generasi yang berkualitas, berinovasi dan berakhlak mulia,” ujar Dedi Noor.

BACA JUGA:  Sambas Miliki Dua Desa Baru, Bupati Terima Kode Wilayah dari Wamendagri RI

Mewakili Bupati Sambas, Dedi mengucapkan selamat kepada 87 Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 11, dengan harapan bisa menginspirasi guru-guru lainnya.

“Mudah-mudahan panen hasil belajar ini bisa dipraktekkan dalam proses belajar mengajar di sekolah,” harapnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Arsyad mengatakan, panen hasil belajar ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas yang telah di tunjukkan para guru penggerak.

“Kami berharap hasil yang di tampilkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi rekan-rekan guru lainnya, “ ujarnya.

Dirinya mengingatkan kepada semua pihak terkait akan pentingnya kolaborasi antara semua pihak baik pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

BACA JUGA:  Momentum Berkreasi dan Inovasi Kemajuan Kalbar

“Dalam mendukung dunia pendidikan kita harus bersinergi, agar setiap siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” tegasnya.

Yuli Ariati Koordinator Pengajar Praktik menjelaskan, CGP Kabupaten Sambas berjumlah 87 orang. Dari tingkat TK 1 orang, SD 30 orang, kemudian SMP 33 orang, SMA 15 orang dan SMK 8 orang.

“Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11 dimulai dari tanggal 13 Juni 2024 sampai dengan 23 Desember 2024. Semoga CGP angkatan 11 ini lulus semuanya,” harapnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ajang Talenta Prestasi jenjang SMP Tahun 2026

Pemerintahan

MKKS Teluk Keramat Juara Umum Ajang Talenta Prestasi Jenjang SMP Tahun 2026
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Hadiri Majelis Zikir TQN
Desa Arung Medang, Kecamatan Tangaran menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) periode 2022-2030.

Pemerintahan

Desa Arung Medang Gelar Musdes Perubahan RPJMDes 2022-2030
Nandes Juru Bicara Fraksi PAN menyampaikannya PU Fraksi di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Sambas.

Pemerintahan

Fraksi PAN Dorong Pemda Benahi Aset Daerah
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Kunjungi Kemenhub RI, Bupati Satono Audiensi Tol Laut Sintete
Dprd Sambas

Pemerintahan

Figo: Konsultasi Kemenpan RB Tindak Lanjut RDP DPRD Sambas
Bupati Sambas

Pemerintahan

Bupati Satono Serahkan Bantuan Sapi Dari Presiden RI ke Desa Samustida
Dprd Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Dukung Jambore Kader Posyandu Kecamatan Tebas
error: Content is protected !!