Home / Pendidikan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:13 WIB

HMKS Soroti Pemberhentian SPPG MBG Desa Semanga’, Sejangkung

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) mempertanyakan pemberhentian MBG di Desa Sekanga', Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas.

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) mempertanyakan pemberhentian MBG di Desa Sekanga', Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas.

Sambas Times. Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) menyoroti pemberhentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Makan Bergizi Gratis (SPPG MBG) Desa Semanga’, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas.

Ketua Umum HMKS, Muhammad Alfi Syahri mempertanyakan permasalahan pelaksanaan program MBG Desa Semanga’. Karena menjadi perhatian publik setelah operasionalnya dihentikan dalam waktu singkat.

Menurut informasi yang didapat, ujar Muhammad Alfi Syahri, permasalahan melibatkan mitra pelaksana yayasan. Serta pemerintah desa dalam aspek pengelolaan dan administrasi program.

Ia meminta persoalan tersebut harus dibuka secara transparan kepada publik. Karena program tersebut menyangkut kepentingan masyarakat, tidak boleh dijalankan tanpa dasar administrasi yang kuat dan koordinasi yang jelas.

BACA JUGA:  Poltesa Jalin Kerjasama Internasional di Malaysia

“Jika terjadi ketidaksepahaman antara mitra, yayasan, dan pemerintah desa, maka itu harus diselesaikan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat lemahnya tata kelola dan komunikasi antar pihak,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Rasya Alfaed, ia berharap evaluasi menyeluruh perlu disegerakan. Seperti dokumen Nota Kesepahaman (MoU). Baik pembagian kewenangan pelaksana teknis, yayasan dan desa.

BACA JUGA:  SDN 15 Sempalai Gelar Lomba Semarakkan HUT RI

“Dengan adanya sorotan dari berbagai pihak, diharapkan persoalan MBG/SPPG Desa Semanga’ menemukan titik terang, transparansi, profesionalisme. Sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Desa Semanga, Mujian Suwantoro menjelaskan, bahwa pengoperasian MBG/SPPG Desa Semanga dimulai pada 8 Desember 2025 dan ditutup 8 hari setelah pengoperasian itu dimulai.

“Ia, MBG SPPG diberhentikan operasionalnya setelah 8 hari beroperasi, dimulai dari tanggal 8 Desember 2025,” ungkapnya.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

SMK Subur Insani

Pendidikan

50 Siswa Baru SMK Subur Insani Ikuti MPLS di Makodim 1208 Sambas
Direktur Poltesa Yuliansyah

Pendidikan

Direktur Poltesa Motivasi Mahasiswa Raih Prestasi
Komunitas Dongeng Singkawang

Pendidikan

Komunitas Dongeng Singkawang Kunjungi SDN 15 Sempalai
IAIS Sambas

Info Pasar

IAIS dan Diskumindag Fasilitasi IKM Dapatkan Sertifikasi Halal
Direktur Poltesa bersama dosen, tendik dan mahasiswa baru mendeklarasikan Gerakan Ayo Peduli Poltesa

Pendidikan

Poltesa Gandeng Mahasiswa Baru Deklarasi Gerakan Peduli Poltesa
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Dukung Program ICARE Kembangkan Korporasi Tani Kecamatan Tebas
Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sambas

Budaya

Disdikbud Kenalkan Koleksi Museum Daerah ke SMPN 4 Subah
Pelaksanaan KKG PAI Empat Kecamatan se Kabupaten Sambas pada kegiatan Sosialisasi Juknis PAI 2023

Pendidikan

KKG PAI Empat Kecamatan Ikuti Sosialisasi Juknis PAI 2023
error: Content is protected !!