Sambas Times. Jembatan Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh yang merupakan akses utama jalan Paloh-Tangaran terus dihantam ombak laut, Jumat (9/1/2026).
Pasang laut disertai ombak besar dan angin kencang yang berlangsung sejak tanggal 2 Januari 2026 hingga saat ini menyebabkan abrasi pantai. Bahkan merusak fasilitas pedagang UMKM.
Akhmad warga Dusun Matang Putus mengatakan, kondisi jembatan cukup mengkhawatirkan. Ombak besar terus mengikis tepian jembatan, bahkan air pasang laut sudah mengenang jalan raya hingga ke persawahan.
Akhmad berharap kepada pemerintah untuk melakukan peninjauan kondisi jembatan. Karena itu akses utama masyarakat dari kecamatan Tangaran dan Teluk Keramat menuju Kecamatan Paloh.
“Kondisi jembatan ini sangat memperihatinkan, serta menggangu keselamatan berlalu lintas. Ia berharap pemerintah menaruh perhatian dengan kondisi jembatan, seperti pengamanan abrasi,” harapnya.
Akhmad juga berharap Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Kalimantan Barat dapat mengambil langkah-langkah agar jembatan tidak ambruk. Mengingat jembatan itu merupakan akses utama masyarakat yang berstatus jalan provinsi.
“Perlu dilakukan langkah-langkah cepat dari pemerintah, baik daerah, provinsi, dan BWS menyikapi kondisi jembatan yang terlihat ada penurunan, sehingga bisa cepat diambil tindakan,” tegasnya.
Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














