Home / Peristiwa

Jumat, 16 September 2022 - 15:28 WIB

Jenazah Dilla Korban Kebakaran di Shamling Bintulu tiba di Sambas

Jenazah Dilla Binti Yatim korban kebakaran di Kilang Samling Plywood Bintulu SDN BHD Malaysia, Jumat (16/9/2022) tiba di rumah duka.

Jenazah Dilla Binti Yatim korban kebakaran di Kilang Samling Plywood Bintulu SDN BHD Malaysia, Jumat (16/9/2022) tiba di rumah duka.

Sambas Times. Jenazah Dilla Binti Yatim (22), korban kebakaran di Kilang Samling Plywood Bintulu, Sabtu (10/9/2022) lalu, Jumat (16/9/2012) pagi tiba dirumah duka di Kecamatan Semparuk.

Almarhumah Dilla merupakan warga Dusun Seladu, Desa Sepadu Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas yang bekerja di Kilang Samling Plywood Bintulu SDN BHD Malaysia.

Ketibaan jenazah Dilla disambut isak tangis keluarga serta saudara yang menunggu kedatangannya dari Serawak, Malaysia melalui PLBN Aruk.

Koordinator Pos Pelayanan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kabupaten Sambas, Dewi Puji Lestari menjelaskan kronologis penjemputan jenazah di Aruk hingga tiba di rumah duka.

“Jenazah dibawa dari Rumah Sakit Bintulu 15 September kemarin, dan tiba di aruk tadi pagi ini, selanjutnya jenazah langsung dipindahkan ke mobil Ambulance untuk dibawa kerumah duka,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemda Sambas Harus Hadirkan Investor di PLBN Aruk

Bersama wakil perusahaan Samling Bintulu, ia mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI) atas nama Dilla Binti Yatim.

“Kami mengucapkan turut berlangsungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga, karena musibah tidak ada yang tahu,” ujarnya

Kepala Shift Samling SDN BHD Plywood Bintulu, Rindon mengatakan, perusahaan telah mengurus asuransi korban, dan saat ini masih dalam diproses, dan selanjutnya akan diberikan kepada ahli waris.

“Untuk pencairan asuransi itu tergantung kerajaan Malaysia, jika cepat, maka kami akan segera memprosesnya dan menyerahkan kepada ahli waris,” jelasnya

Asuransi tersebut nantinya akan diberikan kepada kakak kandung Dilla sebagai ahli waris, hal ini sesuai kontrak yang ditanda tangani pada perjanjian kerja.

Keluarga dan warga membacakan yasin di rumah duka

Rindon menyebutkan, perusahaan serta teman kerjanya juga telah menyisihkan uang sebagai sumbangan untuk pihak keluarga yang ditinggalkan.

BACA JUGA:  BMKG Kalbar: Waspada Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi

“Dari pihak perusahaan dan teman-teman kerja Dilla juga turut memberikan sumbangan kepada pihak keluarga atas kejadian tersebut,” sebutnya

Kepala Dusun Seladu Radiman, mewakili keluarga dan atas nama warga Desa Sepadu mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat mengantar pemulangan jenazah Dila.

“Saya mewakili pihak keluarga mengucapkan terim kasih kepada bapak atau ibu yang menjemput jenazah adik kami secara langsung kepada pihak keluarga,” ucapnya

Untuk informasi, kejadian kebakaran terjadi Sabtu, (10/9/2022) pagi, saat itu korban dalam keadaan tidur, dan terjebak di kamar kerjanya Kilang Samling Plywood Bintulu SDN BHD Malaysia.

Jenazah Dila Binti Yatim akan dikebumikan pukul 02.00 WIB sore ini di Pemakaman Muslim di Dusun Seladu, Desa Sepadu, Kecamatan Semparuk berdasarkan hasil kesepakatan keluarga. (Dra)

Share :

Baca Juga

Suriadi menyampaikan materi

Peristiwa

Pengelola Desa Wisata Belajar Kelola Pendapatan Sektor Pariwisata
nelayan hilang di Sungai Sambas Besar

Peristiwa

Nelayan Pemangkat Dilaporkan Hilang di Sungai Sambas Besar
Kondisi Jalan Menuju Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas yang mengalami kerusakan cukup berat

Peristiwa

Kerusakan Jalan Pelabuhan Sintete Semakin Parah
Gotong royong

Peristiwa

Warga Panglipur, Dalam Kaum Swadaya Benahi Jalan Rusak
Hilang 4 Hari, Jumiun Warga Simpang Empat Ditemukan Meninggal

Peristiwa

Hilang 4 Hari, Jumain Warga Simpang Empat Ditemukan Meninggal
Jalan Perigi Piyai-Tekarang yang ditimbun Pemerintah Kabupaten Sambas

Peristiwa

Warga Bersyukur Jalan Perigi Piyai-Tekarang Ditimbun
Kebakaran pasar SAMBAS

Peristiwa

Mobil BPK Terus Berdatangan Padamkan Api Pasar Sambas

Peristiwa

Sukses Ikuti Diksar, Pemuda Pancasila Apresiasi Forkopimda Sambas
error: Content is protected !!