Sambas Times. Hujan lebat disertai luapan air sungai menyebabkan beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas terendam banjir, seperti Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang ratusan rumah warga terendam banjir.
Kepala Desa Lubuk Dagang Su’aib SPd menyampaikan banjir terjadi sejak Kamis 2 Maret 2023 sore. Karena hujan lebat, serta luapan air sungai dan banjir kiriman menyebabkan ketinggian air naik.
“Dari pantauan langsung ke lokasi banjir, air terus naik, bahkan ketinggian air di rumah warga hampir mencapai 1 meter. Saat ini mereka menumpang di rumah keluarganya,” kata Kades Lubuk Dagang Su’aib.
Su’aib mengatakan kondisi banjir Dusun Lubuk Lagak sudah kita laporkan ke pemerintah kecamatan. Hingga saat ini air masih terus naik, dan laporan dari Kepala Dusun, tadi siang ada dari BPBD meninjau banjir Lubuk Lagak.
“Laporan dari Pak Kadus sudah ada dari BPBD tadi meninjau lokasi banjir, untuk saat ini perkiraan ada ratusan rumah yang tergenang banjir. Bahkan sudah ada yang menumpang ke rumah warganya karena air terus naik,” bebernya.
Kita menghimbau orang tua untuk mengawasi anak-anaknya yang bermain air, karena arus sungai cukup deras. Ditambah ketinggian air masih tinggi, termasuk mematikan aliran listrik untuk keselamatan.
“Kami berharap Pemda Sambas bisa meninjau dan membantu logistik, termasuk tenda untuk lokasi tinggi. Sehingga bisa difungsikan untuk warga yang membutuhkan, mengingat kondisi air masih tinggi, bahkan terus naik,” pungkasnya. (edo)















