Home / Pemerintahan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kapolres Sambas Cek Embung Lokasi Hotspot Padamkan Karhutla

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo meninjau Cek Embung di lokasi Hotspot di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, belum lama ini.

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo meninjau Cek Embung di lokasi Hotspot di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, belum lama ini.

Sambas Times. Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo melakukan peninjauan cek Embung sebagai sumber air di lokasi Hotspot di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, belum lama ini.

‎Kapolres turun langsung mengecek embung yang dibuat dan dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman Karhutla di lokasi hotspot.
‎
Embung tersebut dimanfaatkan untuk menampung air dan membantu menyalurkan pasokan air ke titik kebakaran yang lokasinya cukup jauh dari sumber air utama.
‎
‎Embung dibuat hingga dua kali estapet, dari sumber air besar dengan jarak +- 200 meter ke embung pertama, kemudian disedot dengan mesin robin ke embung kedua dengan jarak +- 100 meter yang mendekati titik api.

BACA JUGA:  Fraksi PDI P Harap Dukungan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Dengan adanya pembuatan embung hingga dua kali estapet, membuat tekanan pompa mesin semprot menjadi maksimal untuk memadamkan atau pendingan dititik Hotspot.
‎
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, pemanfaatan embung untuk mempercepat penanganan Karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau sumber air.
‎
‎“Embung sangat membantu tim di lapangan, karena dapat menampung dan menyalurkan air menuju lokasi yang terbakar. Dengan dukungan sarana proses pemadaman dan pendinginan diharapkan lebih efektif,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.
‎
‎Menurutnya, tim gabungan dari Polsek Teluk Keramat, BKO Brimob, Tim Karhutla Polres Sambas dan instansi terkait melakukan pemadaman serta pendinginan sejak pagi hingga sore hari.

BACA JUGA:  Sebelum Peresmian, Pemda dan MABM Beppapas Rumah Melayu

“Air dari embung ditransfer menggunakan peralatan pemadam menuju lokasi hutan dan lahan yang terbakar guna mencegah api kembali menyala dan meluas, “pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Prajurit Yonif 645/Gty

Pemerintahan

Peringati Hari Juang Kartika, Prajurit Yonif 645/Gty Jalan Kaki 249,7 KM
Wiwin Harianto Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga, PUPR Kalbar saat menjelaskan PHJD di Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Jalan Pimpinan-Paloh PHJD Untuk Menunjang KSPN di Kabupaten Sambas
Polres Sambas

Pemerintahan

Kompol Hoerrudin Resmi Menjabat Wakapolres Sambas
Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas Yunisa

Pemerintahan

Kader PKK Sejangkung Juara Pertama Lomba Penyuluhan PKBN
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Terima Penghargaan Kepala Daerah Terbaik
Kadisdikbud Kabupaten Sambas Sumekto Hadi Suseno

Pemerintahan

Disdikbud Ajak Sekolah Sukseskan Program Baca Alquran
Ferdinan bersama pengurus ABPEDSI Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Ferdinan Ajak BPD Bersama Bangun Kabupaten Sambas
Program GAS KAN dilakukan dengan mengambil sampah

Pemerintahan

Peduli Sampah, Bupati Satono Launching Program GAS KAN
error: Content is protected !!