Home / Pemerintahan

Kamis, 17 Juli 2025 - 04:34 WIB

Kecamatan Tangaran Gencarkan Musdesus Ketahanan Pangan

Camat Tangaran Suhut Firmansyah membuka Musdesus Ketahanan Pangan di Desa Arung Parak, Kecamatan Tangaran, Senin (14/7/2025).

Camat Tangaran Suhut Firmansyah membuka Musdesus Ketahanan Pangan di Desa Arung Parak, Kecamatan Tangaran, Senin (14/7/2025).

Sambas Times. Pemerintah Kecamatan Tangaran terus mengawal Desa-desa di Kecamatan Tangaran menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) tentang Ketahanan Pangan.

Dari 8 Desa, hingga Senin (14/7) sudah 6 Desa yang menggelar Musdesus ketahanan pangan, Selasa (15/7/2025) Musdesus Ketahanan Pangan kembali dilaksanakan Desa Tangaran.

Camat Tangaran, Suhut Firmansyah mengapresiasi desa-desa telah menjadwalkan Musdesus Ketahanan Pangan, karena ini sangat mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah.

“Terima Kasih kepada desa-desa yang telah dan menjadwalkan Musdesus Ketahanan Pangan, karena program ini sejalan dengan program pemerintah,” kata Camat Tangaran Suhut Firmansyah semangat.

BACA JUGA:  Sambas Miliki Dua Desa Baru, Bupati Terima Kode Wilayah dari Wamendagri RI

Suhut berharap, dengan digelarnya Musdesus Ketahanan Pangan, semakin menegaskan komitmen desa menyukseskan program ketahanan pangan.

“Dari Musdesus ini diharapkan desa-desa sepakat dengan program yang telah dimusyawarahkan. Terutama untuk meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” harapnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Tangaran, Robi Asmadihansyah menegaskan. Musdesus Ketahanan Pangan TA 2025 berlandaskan Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025.

Ia mengatakan, musyawarah yang dilaksanakan mencerminkan keberpihakan dan komitmen bersama dalam menghadapi persoalan ketahanan pangan.

“Musdesus Ketahanan Pangan juga menyiratkan kekuatan kearifan lokal masing-masing desa, terutama dalam mengelola sumber daya desa secara optimal,” ujar Robi.

Robi juga mengingatkan tentang Inpres 10 tahun 2025. Yakni Instruksi Presiden tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri, serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).

“Instruksi ini untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, yaitu dengan mendukung pencapaian swasembada jagung. Setiap desa masing-masing mempersiapkan satu hektar lahan perkebunan jagung,” ujarnya mengakhiri.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas Satono mengabadikan momen foto bersama usai pembukaan Rakor

Pemerintahan

Bupati Ajak Bersama Tingkatkan Angka Rata-rata Lama Sekolah
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Ajak Lanjutkan Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi
Warga Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat Terima bantuan paket lebaran dari Group WA Sebatuan Bersaudara yang diserahkan Bupati Satono.

Pemerintahan

Warga Desa Sebatuan Terima Paket Lebaran Group WA Sebatuan Bersaudara
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Sambas Kukuhkan FKUB Kabupaten Sambas
Ketua Komisi IV DPRD Kalbar H Subhan Nur melakukan monitoring pembangunan Kabupaten Sambas dari APBD Provinsi Kalbar

Pemerintahan

Subhan Monitoring Pembangunan Provinsi di Kabupaten Sambas
Kepala KSOP Sintete, Eka Ariandi

Pemerintahan

KSOP Sintete Mulai Dirikan Posko Nataru 18 Desember
Ketua GOW Kabupaten Sambas Puspa Rahayu foto bersama pengurus PDWI Kabupaten Sambas

Pemerintahan

GOW Harap PDWI Dapat Membentuk Keluarga Religi
Ferdinan Syolihin SE Wakil Ketua DPRD Sambas menghadiri pelantikan ISEI

Pemerintahan

Ferdinan Harap ISEI Dorong Bangkitkan Ekonomi Kalbar
error: Content is protected !!