Home / Pendidikan

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:22 WIB

KMKS Dukung Pengangkatan 3.232 P3K Paruh Waktu Kabupaten Sambas

Pengurus KMKS Kabupaten Sambas memberikan dukungan pengangkatan 3.232 P3K di Kabupaten Sambas, Selasa (30/12/2025) lalu di Halaman Kantor Bupati Sambas.

Pengurus KMKS Kabupaten Sambas memberikan dukungan pengangkatan 3.232 P3K di Kabupaten Sambas, Selasa (30/12/2025) lalu di Halaman Kantor Bupati Sambas.

Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) mendukung pengangkatan 3.232 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Sambas. Selasa (30/12/2025) lalu.

KMKS menilai, kebijakan ini sebagai langkah konkret pemerintah menjawab persoalan ketenagakerjaan honorer, yang selama ini menjadi masalah struktural di daerah.

Ketua Umum KMKS, Azwar Abu Bakar menegaskan, jumlah 3.232 P3K Paruh Waktu ini menunjukkan besarnya kebutuhan tenaga kerja pelayanan publik. Khususnya pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.

“Pengangkatan ribuan P3K Paruh Waktu bukan angka kecil. Ini bukti Kabupaten Sambas bergantung pada tenaga honorer. Kebijakan ini adalah pengakuan negara terhadap pengabdian mereka,” ujar Azwar Abu Bakar, Rabu (31/12/2025) malam.

BACA JUGA:  Kwarcab Sambas Gelar Pelatihan Dianpinsat

Menurutnya, skema P3K Paruh Waktu merupakan solusi realistis di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem kepegawaian yang lebih tertata.

Azwar juga menegaskan, besarnya jumlah P3K Paruh Waktu tersebut, harus diiringi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Dengan jumlah 3.232 orang, Pemda Sambas wajib memastikan proses pendataan, penempatan, dan pemenuhan hak secara adil dan terbuka. Jangan sampai kebijakan ini tercoreng oleh praktik tidak sehat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Prodi TMM Poltesa Mantapkan Program Kuliah Umum Jurnalistik

KMKS juga menilai, jika dikelola dengan baik, pengangkatan ribuan P3K Paruh Waktu akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sambas.

“Kepastian status kerja ini diyakini dapat meningkatkan kinerja aparatur dan stabilitas pelayanan kepada masyarakat.” Ujar Ketua KMKS menegaskan.

Sebagai organisasi mahasiswa daerah, KMKS menyatakan komitmennya mengawal implementasi kebijakan ini. Agar benar-benar berpihak pada kepentingan tenaga honorer dan masyarakat Sambas secara luas.

Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

SD Pusaka Nusantara Sambas

Pendidikan

SD Pusaka Nusantara Sambas Siap jadi Sekolah Internasional
Mahasiswa ADI Sambas bersama Direktur ADI dan Pemerintah Desa Merpati mengabadikan program pembinaan keagamaan

Pendidikan

Mahasiswa ADI Sambas Laksanakan Pembinaan Keagamaan
UNISSAS

Pendidikan

Mubes HIMA PGMI Wujudkan Regenerasi Dalam Memperkokoh Persaudaraan
UNISAS

Pendidikan

Fakultas Pendidikan UNISSAS Meriahkan HUT RI ke-80
Cerdas Cermat Bahase Sambas

Pendidikan

Desa Tumok Manggis Gelar Lomba Cerdas Cermat Bahasa Sambas
Direktur Poltesa mengabadikan momen foto bersama usai Pembahasan FGD RPJP

Pendidikan

Poltesa Gelar FGD Bahas RPJP Tahun 2025-2045
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa dan LPK SHI Launching Program Magang Kerja Reguler ke Jepang
Wisuda Mahasiswa Poltesa

Pendidikan

Hari Ini 403 Mahasiswa Poltesa Wisuda, Berikut Susunan Acaranya
error: Content is protected !!