Home / Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:46 WIB

Merawat Toleransi dan Kemajemukan Kalbar Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Firdaus SIP M Sos, Dosen Fisipol Untan dan juga Sekretaris Jendral Moderasi Lintas Etnis

Firdaus SIP M Sos, Dosen Fisipol Untan dan juga Sekretaris Jendral Moderasi Lintas Etnis

Sambas Times. Kalimantan Barat (Kalbar) adalah rumah besar berbagai suku, agama, dan budaya. Di provinsi ini, masyarakat Dayak, Melayu, Tionghoa, Madura, Jawa, Bugis, dan berbagai kelompok lainnya hidup berdampingan dalam suasana harmonis.

Keberagaman menjadi kekayaan sosial yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia mengajarkan pentingnya menghargai perbedaan.

Dosen Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (Untan), Firdaus SIP M Sos menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi fondasi bagi masyarakat untuk membangun kehidupan yang damai, adil, dan penuh rasa persaudaraan.

Firdaus yang juga Sekretaris Jenderal Moderasi Lintas Etnis menegaskan. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Kalbar juga menunjukkan praktik toleransi yang nyata.

Seperti sikap saling menghormati antar umat beragama, gotong royong dalam berbagai kegiatan sosial. Serta penghargaan terhadap tradisi dan budaya yang berbeda menjadi bagian kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  Long March Argawana Kalbar Jelajahi Rute Pantai Serayi-Kalang Bahu

Perayaan budaya seperti Gawai Dayak, Robo-Robo, Cap Go Meh, dan berbagai tradisi lainnya menunjukkan, bahwa keberagaman dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan.

Perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup bersama. Melainkan kekuatan yang memperkaya identitas Kalimantan Barat.

Menurutnya, momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Melalui Hari Lahirnya Pancasila, kita merawat toleransi dan kemajemukan. Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, agar persatuan dan kerukunan masyarakat tetap terjaga,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, Kalbar memiliki pengalaman panjang dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Karena itu, semangat saling menghormati, dialog, dan gotong-royong harus diperkuat, agar berbagai perbedaan dapat menjadi sumber kekuatan bersama.

Setiap Warga Negara Memiliki Kedudukan Sama

Dosen Ilmu Politik Untan ini mengatakan. Nilai-nilai Pancasila mengajarkan, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama. Tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun budaya.

BACA JUGA:  Yunisa Ajak Ibu PKK Manfaatkan Pelatihan Pembuatan Komposter

Sila Persatuan Indonesia mengingatkan, bahwa keberagaman harus menjadi perekat bangsa, bukan sumber perpecahan.

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

“Harus bisa menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi. Karena ini menjadi bagian penting dari pengamalan nilai-nilai Pancasila,” pesannya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, masyarakat Kalimantan Barat diajak untuk terus memperkuat semangat toleransi. Menjaga kemajemukan, dan membangun persaudaraan.

Dengan demikian, keberagaman yang dimiliki dapat menjadi modal sosial yang berharga dalam mewujudkan daerah yang damai, maju, dan sejahtera.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

IAIS Sambas

Pendidikan

IAIS Laksanakan Temu Alumni dan Musyawarah Alumni 2023
Untan

Pendidikan

Firdaus Isi Materi Himpunan Administrasi Publik Fisip Untan
Forum BEM Kabupaten Sambas

Pendidikan

Forum BEM Bagikan Sembako Untuk Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa
Kondisi dek sekolah SMPN 3 Tekarang yang rusak

Pemerintahan

DPRD Sambas Prihatin Masih Ada Bangunan Sekolah Yang Rusak
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

BPSDMP Kominfo Jakarta Gelar Pelatihan Program DTS di Poltesa
Zikriadi Ketua IKA IAIS memberikan motivasi kepada pemuda pada kepemimpinan organisasi oleh Disparpora Kabupaten Sambas

Pendidikan

Zikriadi Dorong Pemuda Berorganisasi
Pelajar antusias merasakan minuman Sirup Rosella

Pendidikan

SDN 16 Bekut Olah Minuman Sirup Rosella
Suasana PKKMB yang diikuti 640 mahasiswa baru Poltesa

Pendidikan

640 Mahasiswa Poltesa Ikuti PKKMB 2023
error: Content is protected !!