Sambas Times. Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas Misni Safari menyampaikan sejarah berdirinya Rumah Melayu Sambas yang telah lama didambakan dan sekarang terwujud.
“Alhamdulillah saat ini kita telah memiliki Rumah Melayu, dan ini melalui proses lobi yang luar biasa dari pengurus MABM Kabupaten Sambas Kepada Bupati Sambas dan Gubernur Kalbar,” kata Misni Safari, Sabtu (29/4/2023).
Keinginan memiliki Rumah Melayu, jelas Misni, sudah digaungkan sejak kepemimpinan H Subhan Nur selaku Ketua MABM, namun terkendala lahan.” Alhamdulillah di era kepemimpinan saya, Bupati menyetujui lahan, dan Gubernur pembangunannya,” ujarnya.
Misni menjelaskan, untuk pembangunan Rumah Melayu, Gubernur mengucurkan anggaran Rp. 6,6 Miliar. Sedangkan Bupati Sambas 4,3 Miliar untuk pembangunan Balai Saji dan Balai Kerja, serta akses jalan, itu belum termasuk pembebasan lahan.
“Ini anggaran tahun 2022, dan tahun 2023 bupati akan menganggarkan kembali pembangunan Balai Saji dan Balai Kerja. Termasuk jalan, ke depan pagar dan lain-lain untuk kelengkapan rumah melayu,” ujar Misni.
Misni menjelaskan, proses pengerjaan rumah melayu awalnya sistem lelang, namun hasil bangunannya kecil. Sehingga dilakukan rapat bersama, baik bupati, panitia dan Gubernur Kalbar dijadikan hibah, sehingga Rumah Melayu terbangun sesuai harapan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji, dan Bupati Sambas Satono yang telah mendukung terwujudnya Rumah Melayu Sambas. Terkait penamaannya kita serahkan kepada Bupati Sambas,” bebernya.

MABM Tak Permasalahkan Nama Rumah Melayu Berkemajuan
Misni menjelaskan awal keinginan Bupati Sambas memberi nama Rumah Melayu Berkemajuan. Dan ini sudah kita bahas bersama pengurus MABM Kabupaten Sambas. Walau tidak semua hadir, namun kita serahkan nama rumah Melayu kepada Bupati Sambas.
“Jauh sebelum mencuat nama Rumah Melayu Berkemajuan ini sudah kita bahas bersama, Long Hendri salah satu pengurus mendukung, karena menurutnya perjuangan Bupati Sambas lah sehingga kita memiliki rumah Melayu,” ulas Misni.
Saat ini kita kita sedang membahas persiapan peresmian Rumah Melayu, Insya Allah pada bulan Mei ini sudah diresmikan, dan akan kita matangkan segala persiapan bersama Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Alhamdulillah Bupati Sambas Satono telah menerima audensi MABM untuk persiapan peresmian rumah melayu, dan dalam waktu dekat diagendakan rapat bersama untuk menyukseskan peresmian Rumah Melayu Sambas,” pungkasnya. (edo)















