Sambas Times. Pameran Temporer Museum Daerah Sambas Tahun 2026 resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Sambas, Arsyad.
Program publik ini sebagai edukasi untuk memperkenalkan koleksi, sejarah dan budaya, dilaksanakan di Balairungsari Bupati Sambas, Komplek UPTD Museum Daerah Kabupaten Sambas. Rabu (10/9/2026).
Pameran Temporer 2026 mengangkat tema “Helai Peradaban, Menyulam Warisan, Menenun Masa Depan” dihadiri pewaris Kesultanan Sambas Pangeran Ratu Dr Muhammad Tarhan SPd ME.
Turut hadir Anggota DPRD Sambas, Jajaran Disdikbud Kabupaten Sambas, Kapolsek Sambas, Akademisi, Ketua PGRI, Ketua Dewan Pendidikan, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Budayawan, Mahasiswa dan Organisasi Mayarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Arsyad mengapresiasi Pameran Temporer yang berlangsung, sebagai upaya mempertahankan warisan leluhur di Museum Daerah Kabupaten Sambas.
Dalam arahannya, Kadis mengajak satuan pendidikan di Kabupaten Sambas dapat menyukseskan Pameran Temporer Museum Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2026, serta turut melestarikannya.
“Menjaga kebudayaan harus kita pahami, terutama makna yang terkandung di dalamnya, karena Museum bukan saja tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi sebagai ruang komunikasi bagi masyarakat, “, sebutnya.
Arsyad menegaskan, Kabupaten Sambas memiliki kekayaan budaya, namun pelestarian budaya banyak tantangan di era modern, sehingga semua pihak harus bersama-sama menjaga warisan budaya Kabupaten Sambas.
“Mari bersama-sama kita menyulam warisan dan menenun masa depan. Kita titipkan warisan ini kepada generasi kita secara terus menerus, “ajak Kadisdikbud Kabupaten Sambas.
Dalam kesempatan itu, Arsyad mengimbau kepada Sanggar Seni agar memiliki payung hukum, sehingga pemerintah bisa membantu sanggar dalam menjaga warisan budaya, serta mendukung kegiatan kebudayaan.
“Kalau tidak memulai dari sekarang, kapan lagi, mari bersama kita lestarikan seni, budaya dan sejarah bagi generasi-generasi kita mendatang, “ajak Arsyad semangat.

Pameran Temporer Sebagai Edukasi Sejarah di Museum Daerah
Kepala UPTD Museum Daerah Kabupaten Sambas, Rahmad menyampaikan dasar kegiatan Pameran Temporer, serta tujuan kegiatan Museum Daerah melaksanakan kegiatan sebagai sosialisasi koleksi museum daerah.
Iya menegaskan, Pameran Temporer Museum Daerah Sambas merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar sebagai generasi muda untuk mengetahui sejarah daerah.
“Pameran Temporer untuk mengedukasi masyarakat memiliki kecintaan terhadap koleksi museum daerah Kabupaten Sambas, sebagai ruang edukasi dan komunikasi sejarah di Museum Daerah Kabupaten Sambas,” jelasnya.
Dalam laporannya, Rahmad juga menyampaikan berbagai agenda pada Pameran Temporer yang merupakan edukasi bagi masyarakat, sehingga warisan budaya kita bisa terus diwariskan kepada generasi penerus.
Pembukaan Pameran Temporer di tandai pengguntingan pita oleh Budayawan Sambas Mustafa Munzir bersama Kadisdikbud Dan Anggota DPRD Sambas, Anwari disaksikan undangan yang hadir.
Pada pembukaan itu, para undangan yang hadir disajikan Tarian Tradisional Kabupaten Sambas dan Tarian Multi Etnis sebagai keberagaman suku dan budaya di Kabupaten Sambas.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















