Sambas Times. Pemateri seminar dan praktek menulis serta membaca bahasa Jawi berharap generasi muda Kabupaten Sambas melalui pendidikan sekolah dapat melestarikannya.
Ini menjadi harapan dari kedua pemateri seminar Drs H Mujahidin MSi dan Dr Sunandar di Gedung Keberbakatan Disdikbud Kabupaten Sambas, Kamis (12/10/2023).
“Selaku pemateri saya mengapresiasi panitia yang berusaha mencari pendanaan sehingga seminar ini terlaksana,” kata Drs H Mujahidin MSi.
Dosen IAIS Sambas ini turut menjelaskan poin penting yang harus dikuasai peserta untuk belajar membaca dan menulis teks Jawi.
“Peserta harus mengenal huruf vokalnya arab Jawi, yang hanya mengenal Alif Wau Ya. Ini yang perlu diperhatikan guru atau siapapun yang ingin belajar,” jelasnya.
Bang De Mujahidin sapaan akrabnya melanjutkan, poin pentingnya ialah mengetahui huruf vokalnya dan penempatan huruf saksi serta penekanannya.
Menurutnya, teks Jawi ini perlu dilestarikan untuk generasi selanjutnya, mengingat sejarah yang telah diukir melalui bahasa yang disampaikan.
“Ini memang ciri pribadi masyarakat Sambas, karena orang Sambas dulu bisa membaca dan menulis arab Melayu namun sekarang tenggelam,” imbuh dia.
Pemateri lainnya, Sunandar menyampaikan pentingnya mempelajari teks Jawi, mengingat banyak sejarah yang ditulis ulama Sambas menggunakannya.
“Pelatihan ini sangat penting, tradisi menulis teks Jawi sudah mulai ditinggalkan. Ini salah satu memanfaatkan kurikulum merdeka saat ini,” ucapnya.
Sunandar yang juga dosen IAIS Sambas ini mengatakan, pelatihan membaca dan menulis arab Melayu ini diharapkan bisa diajarkan kepada siswa sekolah Kabupaten Sambas.
“Semoga Bahasa Jawi bisa terus lestari, dan dapat dipertahankan dengan menurunkan ilmunya kepada generasi muda,” pesannya.
Dalam Seminar ini, materi terkait literasi Jawi dan karya ulama Sambas disampaikan Sunandar, sementara praktek menulis dan membaca teks Jawi disampaikan Mujahidin.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















