Sambas Times. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas menggelar Pelatihan pembuatan Komposter.
Pelatihan pembuatan Komposter itu untuk mengelola sampah, sehingga dapat bermanfaat dan memiliki nilai jual. Selasa (14/11/2023) di Pendopo Bupati Sambas.
“Komposter merupakan proses penguraian materi organik secara alami, seperti sisa buah dan sayur untuk dijadikan pupuk memperkaya nutrisi tanah,” kata
PLT Kadis Perkim LH, Firmansyah.
Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen mengelola sampah melalui penanganan Reuse (Pembatasan sampah), Reduce (Pemanfaatan kembali) dan Recycle (Mendaur ulang) sampah (3R).
Menurutnya, selain pelatihan pembuatan Komposter, dinas Perkim LH juga menyediakan 5 bank sampah agar dapat dimanfaatkan menjadi komposter.
“Dengan adanya pelatihan komposter bagi Ibu-ibu PKK, ia berharap agar bisa berkontribusi memanfaatkan sampah untuk diolah menjadi pupuk,” katanya.
Ia mengatakan, jika sampah tidak terkelola dengan baik dapat mengakibatkan pencemaran, jika pengelolaan sampah baik bisa menjadi pupuk pertanian, minimal kebun keluarga.
“Sampah yang pengelolaannya tidak baik dapat mengakibatkan pencemaran udara, kerusakan ekologi, merusak pemandangan, banjir hingga menjadi sumber penyakit,” ungkapnya.
Selain Plt Kadis Perkim LH, hadir pada pelatihan itu Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas Hj Yunisa Satono beserta pengurus PKK Kabupaten Sambas dan undangan terkait.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















