Home / Pendidikan

Selasa, 27 September 2022 - 11:26 WIB

Wabup Rofi Minta P3AP2KB Fokus Tekan Kasus Kekerasan Anak

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menghadiri peringatan HAN, Selasa (29/9/2022) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menghadiri peringatan HAN, Selasa (29/9/2022) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) fokus tekan kasus kekerasan anak di Kabupaten Sambas.

“Kita harus perlihatkan bahwa kita tidak tinggal diam hanya karena data 53 kasus kekerasan anak tahun 2022, dan ini harus kita buktikan,”. Kata Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Selasab(27/9/2022) saat membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Wakil Bupati menegaskan, bukan hanya pada kekerasan anak saja. Ada 200 lebih anak Sekolah Dasar (SD) terpapar Narkoba dan ada 300 lebih anak Sekolah menengah pertama (SMP) terpapar Narkoba dan ini merupakan tugas kita bersama.

BACA JUGA:  258 Warga Binaan Rutan Sambas Terima Remisi Idul Fitri 1445 H

“Dengan diresmikannya Gedung Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) bisa menjadi satu jawaban kita dalam menanggulangi hal-hal negatif di Kabupaten Sambas,” harapnya.

Ia menyampaikan, untuk informasi UPTD buka selama 24 jam. Dan fasilitasnya lengkap seperti ruang tidur dan ruang konseling, mudah-mudahan bisa manfaatkan masyarakat.

Terkait kekerasan kepada anak, ini bukan berbicara masalah hukum saja. Dan ini berbicara masalah sosial, harapan saya ini menjadi perhatian dan Tanggung jawab bersama.

Camat Sajingan

“Saya memberikan apresiasi Camat Sajingan Besar yang sudah berinisiasi. Berinisiatif dalam beberapa hari ini akan melaunching Perdes tentang perlindungan anak dan ini harus di apresiasi dan di jadikan contoh,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini kita nomor tiga untuk kejahatan asusila setelah kota Pontianak, Ketapang dan Sambas. Sehingga ini menjadi perhatian bersama, sehingga kasus kekerasan anak bisa di cegah.

BACA JUGA:  329 Calon Mahasiswa Ikuti UTBK Seleksi Jalur Mandiri Poltesa

“Saya berharap dengan peraturan perundangan ditegakkan. Sangsi sosial juga perlu diberlakukan, sehingga kedepannya kasus kekerasan anak ini bisa kita tekan,” ulasnya.

Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kita berharap kekerasan anak bisa di tekan. Sehingga generasi ke depan Kabupaten Sambas menjadi generasi yang berkemajuan.

“Saya ucapkan selamat hari anak nasional kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Sambas. Semoga kedepannya mereka menjadi penerus Kabupaten Sambas. Dan menjadi pemimpin Kabupaten yang ikut membangun Kabupaten Sambas kedepannya,” harap Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi. (hen)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kwarcab Sambas Gelar Baden Powell Camp 2025
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Melalui Mesin Pencacah Biomassa: Tim PKM Poltesa Sulap Limbah Jadi Berkah
KMKS

Pendidikan

KMKS Komitmen Kawal CAMABA Tes Seleksi Mandiri Untan dan Polnep
Ridho Siswa MAN IC Sambas berhasil meraih Medali Ascienco BATCH 6 tingkat Asia

Pendidikan

Siswa MAN IC Sambas Raih Medali Ascienco BATCH 6
Polsek Semparuk

Pemerintahan

SMKN Expo 2025 dan Job Fair, Fokus Masa Depan Siswa di Dunia Kerja

Pendidikan

BEM Poltesa Ajak Tolak Paham Intoleransi dan Radikalisme
Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Latih Pramuka SMPN 1 Sajingan Besar

Pendidikan

Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Latih Pramuka SMPN 1 Sajingan Besar
Mahasiswa KKM UNISSAS

Pendidikan

200 Mahasiswa UNISSAS Ikut Pembekalan KKM ke Natuna dan Bintan
error: Content is protected !!