Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) fokus tekan kasus kekerasan anak di Kabupaten Sambas.
“Kita harus perlihatkan bahwa kita tidak tinggal diam hanya karena data 53 kasus kekerasan anak tahun 2022, dan ini harus kita buktikan,”. Kata Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Selasab(27/9/2022) saat membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.
Wakil Bupati menegaskan, bukan hanya pada kekerasan anak saja. Ada 200 lebih anak Sekolah Dasar (SD) terpapar Narkoba dan ada 300 lebih anak Sekolah menengah pertama (SMP) terpapar Narkoba dan ini merupakan tugas kita bersama.
“Dengan diresmikannya Gedung Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) bisa menjadi satu jawaban kita dalam menanggulangi hal-hal negatif di Kabupaten Sambas,” harapnya.
Ia menyampaikan, untuk informasi UPTD buka selama 24 jam. Dan fasilitasnya lengkap seperti ruang tidur dan ruang konseling, mudah-mudahan bisa manfaatkan masyarakat.
Terkait kekerasan kepada anak, ini bukan berbicara masalah hukum saja. Dan ini berbicara masalah sosial, harapan saya ini menjadi perhatian dan Tanggung jawab bersama.
Camat Sajingan
“Saya memberikan apresiasi Camat Sajingan Besar yang sudah berinisiasi. Berinisiatif dalam beberapa hari ini akan melaunching Perdes tentang perlindungan anak dan ini harus di apresiasi dan di jadikan contoh,” ujarnya.
Sebagai informasi, saat ini kita nomor tiga untuk kejahatan asusila setelah kota Pontianak, Ketapang dan Sambas. Sehingga ini menjadi perhatian bersama, sehingga kasus kekerasan anak bisa di cegah.
“Saya berharap dengan peraturan perundangan ditegakkan. Sangsi sosial juga perlu diberlakukan, sehingga kedepannya kasus kekerasan anak ini bisa kita tekan,” ulasnya.
Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kita berharap kekerasan anak bisa di tekan. Sehingga generasi ke depan Kabupaten Sambas menjadi generasi yang berkemajuan.
“Saya ucapkan selamat hari anak nasional kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Sambas. Semoga kedepannya mereka menjadi penerus Kabupaten Sambas. Dan menjadi pemimpin Kabupaten yang ikut membangun Kabupaten Sambas kedepannya,” harap Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi. (hen)
















