Sambas Times. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sambas mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Pengurus Besar (PB) PGRI di Jakarta. Kamis (26/6/2025).
Aswindirno, Ketua PGRI Sambas provinsi Kalimantan Barat kepada Sambas Times, Senin (30/6/2025) menjelaskan. Rapimnas I PB PGRI pusat tahun 2025 di Hotel Milenium Jakarta, turut dihadiri pengurus PGRI Kalimantan Barat.
Ia menjelaskan, Rapimnas membahas pelaporan keuangan organisasi. Rancangan UU Sisdiknas dan masa depan guru Indonesia, pekan olahraga, seni dan pembelajaran (POSNIJAR) tingkat nasional tahun 2025,
Termasuk kegiatan yang berkaitan dengan perangkat organisasi, Kepmendikdasmen No: 8 tahun 2025 khusus 20 persen untuk honorer.
Aswindirno berharap Rapimnas tidak hanya seremonial, tapi bagaimana PGRI sebagai organisasi perjuangan. Mulai dari tingkat bawah hingga pusat bersatu dan bersinergi dengan pemerintah dalam membangun pendidikan di Indonesia.
Ia berharap, ini harus lebih baik, karena keterkaitan dengan 20 persen BOSP untuk guru honorer, sehingga perlu ada peninjauan kembali, karena tidak semua daerah 60 persen guru honorer diangkat menjadi PPPK.
“Khusus kabupaten Sambas, Kalbar masih banyak tenaga honorer di satuan pendidikan negeri belum mendapatkan nasib baik, masih banyak sekolah yang guru ASN hanya 2 orang, sisanya dibantu guru honorer khusus di daerah pedalaman,” tegasnya.
Mewakili para guru di Kabupaten Sambas, Aswindirno mengharapkan adanya perhatian pemerintah (Kepmendikdasmen) , dan tidak menyamaratakan antara provinsi, kabupaten dan kota yang ad di pusat, karena APBD tentunya berbeda di setiap daerah.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















