Sambas Times. Pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2023 dan Alokasi Belanja RAPBD Tahun 2023 berkurang sebesar 1,59 persen dari alokasi APBD Tahun Anggaran 2022.
“Penurunan pendapatan ini, terutama disebabkan menurunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor BPHTB serta lain-lain pendapatan daerah yang sah,” kata Bupati Satono pada , Rapat Paripurna DPRD Sambas Selasa (18/10/2022).
Ia menjelaskan, pendapatan daerah sebesar 1,75 triliun tersebut dapat rincikan dari 3 sumber, yaitu PAD, Pendapatan Transfer dan Pendapatan Daerah lainnya.
“PAD sebesar Rp. 141,55 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 1,57 Triliun, dan lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 35,62 miliar,” jelasnya.
Satono menambahkan, alokasi belanja pada RAPBD kabupaten Sambas tahun anggaran 2023 juga turut mengalami pengurangan.
“Alokasi belanja RAPBD tahun anggaran 2023 berjumlah Rp 1,71 triliun atau berkurang sebesar 1,59 persen dari alokasi APBD tahun anggaran 2022,” ucapnya.
Bupati Satono berkomitmen, dengan dana yang terbatas itu mampu meningkatkan pembangunan untuk kabupaten Sambas kedepannya.
“Saya yakin dan percaya meskipun dengan dana APBD yang masih terbatas, segala upaya kebersamaan kita untuk membangun kabupaten Sambas bisa terwujud,” ujarnya.
Ia berharap, pembahasan Raperda ini berjalan lancar dan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan bersama.
“Pembahasan yang akan kita laksanakan nanti dilandasi dengan semangat dan kebersamaan yang tinggi, serta penuh rasa tanggung jawab mampu membangun kabupaten Sambas yang kita cintai, ” tutupnya. (Dra)















