Sambas Times. Dedi resmi nahkodai Madrasah Aliyah Negeri Islam Cendikia (MAN IC) Sambas, dan memimpin madrasah unggulan di Kalimantan Barat yang dilantik di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dilantiknya Dedi tentu menjadi inspirasi bagi Kabupaten Sambas, karena terukir di lingkungan Kementerian Agama RI, seorang anak Sambas, dilantik menjadi Kepala MAN IC Sambas.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof Amien Suyitno. Dihadapan jajaran pejabat tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Turut hadir Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim GP, Kepala Subdit Bina GTK MA-MAK Imam Bukhori. Serta jajaran pejabat lainnya di lingkungan Ditjen Pendis Kemenag RI.
Ia menegaskan, kepemimpinan madrasah unggulan bukan sekadar jabatan administratif. Tetapi amanah strategis melahirkan generasi berdaya saing global dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
“MAN IC harus menjadi role model dalam integrasi sains, keislaman, dan karakter. Kepala madrasah dituntut tidak hanya mampu mengelola, tetapi menginspirasi dan melakukan transformasi,” tegasnya.
Amien Suyitno mengingatkan pentingnya tata kelola yang profesional, penguatan budaya mutu. Serta kolaborasi dengan berbagai pihak, agar madrasah semakin adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kepemimpinan visioner, harus ditopang oleh keteladanan, integritas, dan keberanian melakukan inovasi. Sehingga madrasyah mampu menghadapi tantangan zaman,” pesannya.
Kepala MAN IC Sambas, Dedi menegaskan, akan menjalankan amanah sesuai sumpah jabatan dengan penuh keyakinan. “Amanah ini menjadi babak baru putra daerah yang dipercaya memimpin madrasah unggulan di Kalbar,” tegasnya.
Dedi mengatakan, pelantikan hari ini menjadi pesan kuat, bahwa madrasah adalah ruang lahirnya pemimpin masa depan. Ia bersyukur dari kampung bisa di percaya memimpin madrasyah unggulan.
“Alhamdulillah pelantikan hari ini berlangsung khidmat, saat ini harapan tertuju pada pemimpi baru yang kolaboratif dan transformatif mengantarkan MAN IC Sambas unggul, berprestasi, serta memberi dampak luas bagi umat dan bangsa,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















