Sambas Times. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Api, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas terus memantapkan persiapan Rekor MURI pelepasan 17 Ribu Tukik, November 2025 mendatang.
Ketua Pokdarwis Tanjung Api, Muraizi menjelaskan. Pihaknya saat ini terus memantapkan persiapan Rekor MURI pelepasan Tukik di kawasan Konservasi Penyu, Pantai Tanjung Api.
“Saat ini kita telah menanam 33 Ribu telur Penyu, sekitar 3 ribuan anak Penyu atau Tukik telah menetas, dan dipelihara di kolam semi alami, yang dirawat secara rutin oleh kelompok,” kata Muraizi menjelaskan.
Muraizi menjelaskan, penampungan tukik ini dibuat untuk persiapan pelepasan Tukik terbanyak se Indonesia. Dan mendapatkan Rekor MURI pada November 2025 mendatang.

“Langkah atau persiapan yang telah kami lakukan setelah telur penyu menetas. Kami telah mempersiapkan penampungan tukik hingga mencapai target dan pelepasan tukik terbanyak se Indonesia.
Selama proses penampungan, jelas Muraizi, tukik-tukik diberi makan sesuai kebutuhan. Ia berharap semua elemen masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama membangun konservasi penyu yang berkelanjutan.
“Kami berharap kepada elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama membangun konservasi penyu, dan membangun ekonomi kemasyarakatan, sehingga menambah pendapatan masyarakat,” harapnya.
Muraizi mengucapkan terima kasih kepada H Subhan Nur Anggota DPRD Kalbar yang terus berkontribusi dan memotivasi Pokdarwis Tanjung Api, sehingga kegiatan konservasi penyu terus berkelanjutan.
“Terima kasih H Subhan Nur yang terus memberikan kontribusi. Sehingga ini menjadi motivasi generasi muda untuk mencintai lingkungan dan mencintai satwa langka yang masih ada hingga saat ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Muraizi juga mengajak semua pihak yang ingin membantu menyukseskan Rekor MURI untuk bersama-sama. Sehingga kegiatan ini bisa sukses sesuai harapan.
“Kami juga membuka ruang bagi mereka yang akan berpartisipasi pada persiapan pelepasan tukik terbanyak se Indonesia ini. Sehingga membantu kami menyukseskan program konservasi yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















