Sambas Times. Potensi Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Provinsi Kalimantan Barat sangat besar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meminta dukungan Pemerintah Daerah.
“Potensi ZIS Kalimantan Barat bukan hanya miliaran, tetapi bisa mencapai triliunan rupiah. Karena itu perlu dukungan besar juga dari pemerintah daerah,” kata Ketua Baznas RI Prof DR KH Noor Ahmad MA, beberapa hari lalu.
Pernyataan Noor Ahmad itu dalam kegiatan pengelolaan zakat infak sedakah untuk kemandirian umat di Kalimantan Barat di Hotel Golden Tulip. Seluruh pimpinan Baznas Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kalbar hadir dalam kegiatan itu.
Menurut Noor Ahmad, potensi ZIS yang besar itu perlu untuk memacingnya. Kailnya juga harus besar dan Pemerintah daerah perlu membantu penguatan Baznas.
Kehadiran pimpinan Baznas RI di Pontianak, menurut Noor Achmad, untuk menyemangati para pimpinan baznas, amilin dan amilat serta pemerintah daerah agar tetap berkiprah untuk ikut menyejahterakan umat.
“Baznas bukan ormas, namun lembaga resmi pemerintah mengelola zakat infak dan sadaqah dengan prinsip pengelolaanyang aman syari, aman regulasi dan aman NKRI. Badan ini berdiri berdasarkan Undang-Undang,” kata Noor Achmad.
Bantuan
Pada kesempatan itu, Baznas RI menyerahkan bantuan dan pemberdayaan bagi mustahik di Kalbar. Bantuan itu antara lain sebanyak 50 unit bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk fakir miskin akan segera terealisasi akhir tahun ini.
Penyerahan bantuan secara simbolis dari Noor Achmad kepada Wakil Gubernur Kalbar Drs Ria Norsan MM MH. Penyerahan bantuan RTLH itu setara Rp1,25 miliar. Selain itu juga penyerahan simbolis Baznas Microfinance Desa (100 bantuan usaha setara Rp300 juta).
Bantuan lainnya adalah untuk banjir sintang 46.833.700, penyerahan bantuan program pembangunan masjid kabupaten kayong utara senilai Rp194.000.000 (per 30 November 2022).
Sedangkan dari Baznas Provinsi menyerahkan sembolis 100 sembako senilai Rp20 juta ke fakir miskin di Tambelan Sampit Pontianak Timur (untuk bulan Desember ). Bantuan program kemanusiaan gempa bumi di Cianjur senilai Rp.37.344.443 (pertanggal 30 November 2022).(krl)















