Home / Peristiwa

Rabu, 5 Oktober 2022 - 20:51 WIB

DPRD Tampung Aspirasi Nelayan Selakau Terkait BBM Solar Bersubsidi

DPRD Kabupaten Sambas menerima aspirasi Nelayan Kecamatan Selakau di Ruang Rapat Fraksi DPRD Kabupaten Sambas.

DPRD Kabupaten Sambas menerima aspirasi Nelayan Kecamatan Selakau di Ruang Rapat Fraksi DPRD Kabupaten Sambas.

Sambas Times. Masyarakat Nelayan Kecamatan Selakau mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Sambas untuk menyampaikan aspirasinya terkait BBM Bersubsidi untuk nelayan, Selasa (4/10/2022).

Rombongan perwakilan nelayan tersebut disambut Wakil Ketua II Ir H Arifidiar MH, Wakil Ketua III Suriadi, Ketua Komisi II Melani Astuti, Sekretaris Komisi II Erwin Johana SH dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sambas H Bahidin SH.

Para Nelayan dan Pengusaha Perikanan Kecamatan Selakau melakukan dialog dengar pendapat bersama DPRD Kabupaten Sambas di Ruang Rapat Fraksi DPRD Kabupaten Sambas.

Isu yang dibahas terkait Permasalahan Kapal dari luar Kalbar kesulitan mendapatkan pasokan BBM jenis Solar Bersubsidi, serta optimalisasi pembinaan dan pemberdayaan nelayan atau masyarakat pesisir Kecamatan Selakau.

Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Sambas, Ir H Yayan Kurniawan, Kadis Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas dr Ganjar Eko Prabowo MSi, Kabag Ops Polres Sambas.

Hadir juga Camat Selakau Alpianra, Danramil Selakau, Kapolsek Selakau, Perwakilan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Perwakilan Pertamina, HNSI Kecamatan Selakau, LSM Esok – Center, Perwakilan Nelayan dan Pengusaha Perikanan.

“Pada prinsipnya, pertemuan ini bertujuan mencarisolusi yang dampak positif bagi semua pihak, serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Arifidiar

Dari pertemuan itu, diterangkan Wakil Ketua Arifidiar, telah disepakati beberapa point penting.vdiiantaranya ketegasan tentang penerima BBM Solar bersubsidi hanya untuk kapal yang ukuran tertentu.

BACA JUGA:  Desa Merabuan Sahkan RKP 2026 dan DU RKP 2027

“Kita harapkan pihak berwenang dalam penyaluran BBM Solar Bersubsidi untuk Nelayan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya,” jelas Arifidiar.

Selain itu, juga dapat mengawasi penyalurannya, agar penerima BBM Solar Bersubsidi bisa tepat sasaran, sehingga nelayan dapat solar dengan harga yang semestinya untuk mereka melaut.

Dijelaskan Legislator Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sambas itu, nelayan memerlukan kepastian dan kemudahan dalam mendapatkan BBM jenis Solar Bersubsidi

Pemda sesuai Informasi dari Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas telah mengambil langkah strategis mengatasi permasalahan BBM Solar Nelayan.

Ia menjelaskan, selama SPBUN di Selakau belum ada, maka nelayan di Selakau bisa mengambil solar Subsidi di Sungai Rusa, karena dari Pertamina telah menyisihkan 16.000 liter solar bersubsidi untuk Nelayan perbulannya.

“Jadi sudah ada BBM khusus untuk nelayan dari Pertamina 16.000 liter solar, syaratnya harus mendapat rekomendasi dari Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas,” jelas Arifidiar.

Permasalahan lain yang disampaikan nelayan kepada DPRD Kabupaten Sambas mengenai operasional Kapal Cantrang dan Kapal Pengangkut Ikan hingga bongkar muat ikan.

Melani Astuti Ketua Komisi II DPRD Sambas mengatakan, para nelayan tradisional menginginkan solusi terkait operasional kapal dari luar Kalbar, hingga kapal pengangkut yang beroperasi di Kecamatan Selakau.

BACA JUGA:  Warga digegerkan Penemuan Mayat Dalam Parit Desa Sekura

“Kita mendapatkan data dan informasi bahwa Perizinan Kapal Penampung dan Pengangkut diproses di Provinsi dan Pusat. Operasional Kapal dengan ukuran tertentu ada aturannya, dan mereka boleh beroperasi, dan akan dicarikan solusi terbaik,” papar Melani.

Menurut dia, bagaimana sekarang mencari solusi yang menjadi keluhan Nelayan Tradisional, atau nelayan dengan ukuran kapal tergolong kecil, dapat perhatian dalam prioritas mendapatkan BBM Solar Bersubsidi.

Selain itu, mereka berharap harga jual tangkapan ikan dapat bersaing, ditambah adanya kapal dari luar beroperasional di wilayah mereka dan kesulitan mendapatkan pasokan BBM jenis Solar Bersubsidi.

“Dampak dari itu mengakibatkan operasional mereka membengkak, sementara hasil tangkapan secara harga menjadi turun, ini dikarenakan tidak mampu bersaing dengan harga pasar,” ujarnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Sambas Erwin Johana SH mengharapkan ada solusi terbaik dari pemerintah dengan kondisi yang dihadapi nelayan, dan salah satu benang merahnya ialah permasalahan sulitnya mendapatkan BBM Bersubsidi Jenis Solar.

“Kita berharap Pertamina memberikan atensi khusus terhadap permasalahan ini, sehingga mereka bersedia menambah alokasi suplai BBM Solar Bersubsidi untuk nelayan ,” harap Erwin.

Dalam kesempatan itu, Erwin meminta pengawasan suplai BBM jenis Solar Bersubsidi untuk para nelayan bisa tepat sasaran. (edo)

Share :

Baca Juga

Ekspedisi Khatulistiwa

Peristiwa

Panji Petualang Ekspedisi Khatulistiwa ke Desa Tri Mandayan
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Sehan A Rahman

Peristiwa

Dihantam Ombak, Pantai Paloh Terancam Abrasi
Peserta Bimtek DMPG dan Tenaga Penghubung Provinsi mengabadikan momen bersama di Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa

Pemuda Peduli Gambut Ikuti Bimtek DMPG di Bogor
JSSB Peluang Ekonomi dan Wisata Bahari

Budaya

JSSB Peluang Ekonomi dan Wisata Bahari
Pejalan kaki korban laka lantas di Kecamatan Jawai yang di tabrak pengendara motor di rujuk ke RSUD Singkawang

Peristiwa

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Jawai, Korban di Rujuk ke RSUD Singkawang
Satlantas Polres Sambas

Peristiwa

Pejalan Kaki Meninggal Ditabrak Sepeda Motor di Galing
Keindahan lokasi Wisata Air Desa Pasar Melayu yang menjadi spot foto menarik di tepian Sungai Sambas

Peristiwa

Wisata Air Desa Pasar Melayu Potensi Pariwisata Daerah
Tenggelam

Peristiwa

Jenazah Adzin Abrar Alfrarizi Ditemukan Mengapung di Pantai Bayuan
error: Content is protected !!