Sambas Times. Kabupaten Sambas berhasil meraih peringkat ke-3 se Kalimantan Barat dalam penanganan kasus stunting berdasarkan jumlah kondisi yang ada.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi yang juga sebagai ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Sambas usai pembukaan Puspaga Desa Sungai Kumpai. Selasa, (30/5/2023).
“Alhamdulillah pada 23-25 Mei lalu saya menghadiri penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022 se-Kalbar di Pontianak,” jelasnya.
Rofi mengatakan kegiatan penilaian tersebut merupakan kegiatan tahunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam rangka evaluasi percepatan penurunan stunting di kabupaten/kota se-Kalbar.
“Dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Sambas mendapat urutan ke-3 sebagai kabupaten terbaik dalam penurunan angka stunting sepanjang tahun 2022,” ungkapnya.
Ia berharap dengan prestasi tersebut, semakin memotivasi desa yang se Kabupaten Sambas untuk melakukan percepatan penurunan stunting.
“Semoga dengan prestasi ini kita semua semakin gencar memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama pentingnya gizi anak dan pola asuh orang tua, sehingga angka stunting Kabupaten Sambas dapat ditekan,” pungkasnya. (Ris)














