Home / Kesehatan

Kamis, 15 September 2022 - 17:59 WIB

Tunggakan BPJS Kesehatan Sambas Capai 67 Miliar, Terbesar di Singbebas

Kepala BPJS Kesehatan KC Singkawang, Eka Susilamijaya SE, AAK menyampaikan tunggakan BPJS Singbebas, Kamis (15/9/2022)

Kepala BPJS Kesehatan KC Singkawang, Eka Susilamijaya SE, AAK menyampaikan tunggakan BPJS Singbebas, Kamis (15/9/2022)

Sambas Times. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singkawang mencatat tingginya jumlah tunggakan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) Kabupaten Sambas sebesar 67 Miliar.

“Tunggakan BPJS Kesehatan Kabupaten Sambas terbesar dari Singkawang dan Bengkayang (Singbebas),” kata Kepala BPJS Kesehatan KC Singkawang, Eka Susilamijaya SE, AAK, Kamis (15/9/2022).

Eka mengatakan, adapun jumlah total tunggakan iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri dari tiga Kabupaten/Kota tersebut sebesar 115,7 Miliar.

“Hingga September 2022, total tunggakan 3 Kabupaten/Kota sebesar 115,7 Miliar. Diantaranya Kabupaten Sambas sebesar 67 Miliar, Kota Singkawang 23 Miliar dan Kabupaten Bengkayang 24,9 Miliar,” ungkapnya.

Eka menambahkan adanya, adanya Program Rencana Iuran Bertahap (REHAB) ini tentunya akan mempermudah masyarakat mengatasi tunggakan BPJS Kesehatan.

BACA JUGA:  Abu Bakar Apresiasi Program GAS KAN dan AKU HATINYA PKK

“Dalam program ini masyarakat bisa menyicil, caranya dengan mendownload Mobile JKN, atau melalui BPJS Center, sehingga masyarakat bisa terbantu dan tunggakan tidak bertambah,” jelasnya.

Adanya tunggakan yang besar ini, lanjut Eka, Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya program BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Kami akan mensosialisasikan lewat program REHAB, baik lewat penempelan stiker-stiker, talkshow, dan kader-kader JKN di setiap daerah,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah peserta BPJS Kesehatan, untuk Kabupaten Sambas dinilai masih rendah, adapun data tersebut seperti Kota Singkawang 80 persen, Kabupaten Sambas 67 persen dan Bengkayang 71 persen.

Untuk Kabupaten Sambas, sudah ada kunjungan kerja dari Komisi IX DPR RI, bahwa Pemkab Sambas melalui Dinas Kesehatan sudah mengajukan proposal agar bisa diajukan ke Kementerian Sosial,” jelasnya.

BACA JUGA:  Warga Heboh Bocah Tenggelam di Sungai Sejangkung

“Ada kunjungan kerja dari Komisi IX DPR RI, bahwa di Kabupaten Sambas ada sekitar 6.600 orang masih perlu mendapatkan bantuan dan diusulkan menjadi peserta PBI JK,,” terangnya.

Diketahui, adanya Program REHAB ini bisa memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional untuk membayar tunggakan iuran melalui sistem cicilan.

BPJS Kesehatan juga telah menghilangkan sanksi atau denda bagi peserta yang menunggak, bahkan peserta hanya cukup membayar kewajiban bulanannya yang tertunggak saja.

Ia mengajak seluruh masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan bisa membayar iuran bulanan kepesertaannya, sehingga status JKN bisa aktif kembali. (jyn)

Share :

Baca Juga

Kanker Payudara

Kesehatan

Pemkab Sambas Sosialisasi Breast Cancer Awareness 2026
Aksi donor darah yang dilakukan Kodim 1208 Sambas salam memperingati HUT TNI ke-78 di Desa Serabik, Kecamatan Teluk Keramat

Kesehatan

HUT TNI ke-78, Kodim 1208 Sambas Gelar Donor Darah
Pj Gubernur Kalbar meresmikan Ruang MCU TKI RSUD Sambas

Kesehatan

Pj Gubernur Kalbar Resmikan Ruang MCU TKI RSUD Sambas
Anwari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas

Kesehatan

Komisi IV DPRD Sambas Imbau TKI Manfaatkan MCU RSUD Sambas
Bupati Sambas Satono

Kesehatan

Cegah DBD, Bupati Satono Ajak Jaga Kebersihan Lingkungan
Satpolairud Polres Sambas

Kesehatan

Satpolairud Polres Sambas Gelar Donor Darah di RSUD Pemangkat
Ketua IDI Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo

Kesehatan

IDI Sambas Peringati HUT ke 72
de wave pontianak

Kesehatan

Manjakan Diri, Yuk Datang ke de WAVE Pontianak
error: Content is protected !!