Sambas Times. Ketua Dewan Penasehat Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas H Subhan Nur bersyukur pembangunan Rumah Melayu Sambas terwujud.
“Alhamdulillah Rumah Melayu Sambas terwujud, perjuangan Bupati Sambas Satono besar dalam pembebasan lahan, jadi layak sebut Rumah Melayu Berkemajuan,” kata Subhan Nur, Minggu (30/4/2023) malam.
Ia mengatakan, pada saat ia menjabat Ketua MABM, kendala utama yaitu lahan, sehingga wacana rumah melayu gagal. Di era Bupati Satono, ia komitmen menyerahkan lahan untuk pembangunan rumah melayu.
“Bupati Satono komitmen dengan MABM dibawah kepemimpinan Misni Safari mewujudkan rumah melayu. Setelah lahan diberikan, Gubernur merealisasikan pembangunannya, ditambah bupati membangun fasilitas lain,” jelas Ketua Komisi IV DPRD Kalbar.
Pemerintah Kabupaten Sambas tidak saja menyerahkan lahan, ungkap Subhan. Namun membangun Balai Saji dan Balai Kerja. Serta infrastruktur areal rumah melayu, dan akan tuntas tahun 2023 ini.
“Tahun 2023 ini Balai Kerja dan Balai Saji, serta infrastruktur akan selesai pembangunnya, ini harus kita syukuri. Jadi sangat layak namanya Rumah Melayu Berkemajuan,” tutur Ketua MABM Kabupaten Sambas periode 2016-2021.
Subhan meminta Pemerintah Kabupaten Sambas dapat menganggarkan Taruf di lokasi rumah melayu, Pagar, Pintu Gerbang, Penataan Halaman, Meubleir, Sound System, dan kelengkapan rumah melayu.
“Kita berharap keberadaan rumah melayu maksimal, untuk hajatan lengkap Taruf untuk Serakalan dan gedung rumah melayu untuk resepsi dan kegiatan lain yang dapat mengangkat Budaya Melayu Kabupaten Sambas,” harapnya. (edo)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















