Sambas Times. Arsyi pengecer Gas LPG 3 Kilo Gram (Kg) di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas berharap mendapat tambahan kuota LPG 4 Kg untuk desa Temajuk.
Harapan itu disampaikan Arsyi kepada Sambas Times karena saat ini jatah yang didapat dari Sambas hanya 160 tabung. Sementara tabung diambil sendiri menggunakan mobil Pickup, sehingga kurang maksimal.
Arsyi mengatakan, ia mengambil Tabung Gas LPG untuk didistribusikan ke Temajuk dari Agen LPG 3 Kg Bersubsidi di Senyawan, Desa Sebayan, Kecamatan Sambas.
“Saya mengambil Gas LPG 3 Kg di Senyawan Sambas, berangkat dari Temajuk subuh, dari penyeberangan Sumpit-Ceremai. Kalau dari Sajingan terlalu beresiko, karena jalannya naik turun,” ujar Arsyi menjelaskan.
Arsyi menjelaskan selama hampir setahun ini ia Pulang Pergi (PP) Temajuk-Sambas untuk mengambil Tabung Gas LPG 3 Kg. Jumlah kuota tetap 160 tidak pernah bertambah.
“Hampir setahun ini saya PP bawa gas dari Temajuk ke Sambas dan kembali ke Temajuk, itupun berkejar waktu dengan pelampung penyeberangan. Lewat Sajingan beresiko, jika terlambat harus nginap, sudah pengeluaran biaya lagi,” keluhnya..
Arsyi berharap ada tambahan 200 kuota LPG 3 Kg khusus wilayah Temajuk sebagai daerah perbatasan, mengingat jarak tempuh juga jauh. “Semoga tambang kuota 200 LPG 3 Kg disetujui untuk tambahan bagi desa Temajuk,” harapnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














