Home / Pendidikan

Jumat, 8 November 2024 - 20:05 WIB

Tiga Politeknik Negeri di Kalbar Gelar Lokakarya di Sambas

Peserta Lokakarya Tiga Politeknik Negeri di Kalbar mengabadikan momen foto bersama usai lokakarya, Jumat (8/11/2024) di Aula Poltesa.

Peserta Lokakarya Tiga Politeknik Negeri di Kalbar mengabadikan momen foto bersama usai lokakarya, Jumat (8/11/2024) di Aula Poltesa.

Sambas Times. Tiga Politeknik Negeri di Kalimantan Barat menggelar Lokakarya Internalisasi Pengembangan Kemitraan Pentahelix di Kabupaten Sambas, Jumat (8/11/2024).

Tiga perguruan tinggi tersebut diantaranya, Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dan Politeknik Negeri Ketapang (Politap).

Lokakarya Internalisasi Pengembangan Kemitraan Pentahelix berdasarkan potensi daerah dan klasterisasi wilayah unggulan yang dilaksanakan di Aula Poltesa diikuti para dosen dan pihak terkait.

Dalam pelaksanaannya, pengembangan kemitraan pentahelix merupakan kolaborasi antara lima pihak, yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media untuk mencapai target yang lebih inklusif, akseleratif dan konkrit.

Direktur Poltesa, Yuliansyah dalam sambutannya menjelaskan, lokakarya ini merupakan pengembangan ekosistem pentahelix, kegiatan ini merupakan penguatan internal bagi mereka yang terlibat dalam lokakarya.

BACA JUGA:  Aliansi Dosen ASN Gelar Munas Perdana ADAKSI 2–4 Mei di Jakarta

“Tujuan kegiatan ini untuk pengembangan ekosistem Pentahelix yang bersifat internal. Mereka Yang terlibat masih dalam satu ikatan kemitraan, yaitu konsorsium tiga Politeknik yang ada di Kalbar,” jelasnya.

Lokakarya Untuk Penguatan Potensi Daerah

Yuliansyah menegaskan, tujuan dari lokakarya ini agar kedepannya lebih kepada penguatan cluster unggulan atau klasterisasi dari potensi masing-masing wilayah.

“Kita ingin riset-riset dosen itu berbasis cluster unggulan, atau potensi unggulan kewilayahan. Bisa jadi satu daerah itu punya potensi yang belum tergarap secara maksimal, ini akan kita dorong melalui penelitian dan PKM dosen,” terangnya.

Yuliansyah menjelaskan, pad intinya mereka ingin berkontribusi jika pemerintah memberikan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada masyarakat kelompok tani.

“Sekarang Alsintan menjadi salah satu topik yang digaungkan presiden kita Prabowo. Karena arahnya adalah ke lumbung pangan pada pertanian,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sharing Geospasial, DPRD Sambas Kunker ke Litbang Bappeda Kubu Raya

Politeknik ingin berkontribusi jika pemerintah memberikan bantuan Asinan kepada masyarakat kelompok tani. “Kita rancang bangun alsintan sesuai potensi wilayah yang diperlukan, sehingga membantu produktivitas pertanian,” harapnya.

Melalui lokakarya itu, direktur berharap para dosen bisa membuat peta jalan yang mengarah pada potensi daerah, sehingga dapat menunjang hasil produktivitas dengan memanfaatkan prodi yang ada di Poltesa.

“Ekosistem kemitraan ini membuat kita harus punya peta jalan yang tidak boleh sesuai keinginan kita pribadi. Kalau hasil inventaris kita ke pertanian, ya semua prodi arahnya kesana,” tegasnya.

Penulis : Noorhalizah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Foto bersama usai kegiatan program PIKIRAN

Pendidikan

“PIKIRAN” Upaya Wujudkan Perpustakaan Jadi Ruang Publik
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Visi Misi Direktur Poltesa Disampaikan Dalam Sidang Terbuka Senat
MAN IC Sambas

Pendidikan

16 Siswa MAN IC Sambas Lolos OSN Puspresnas Tingkat Kalbar
PGRI Sambas

Pendidikan

PGRI Sambas Sesalkan Oknum Guru Cemari Dunia Pendidikan
Direktur Poltesa melakukan MoU

Pendidikan

Poltesa MoU Bersama Pelaku Usaha, Industri dan Media
KMKS

Pendidikan

KMKS Dukung Pengangkatan 3.232 P3K Paruh Waktu Kabupaten Sambas
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Dosen Poltesa Bantu Pembelajaran Database SMKN 1 Semparuk
AMKS

Pendidikan

AMKS Siapkan Tempat Tinggal Gratis Calon Mahasiswa Sambas di Pontianak
error: Content is protected !!