Home / Pemerintahan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:28 WIB

Tim Gabungan Polres Sambas Ground Check Karhutla di Sajingan Besar

Tim Gabungan Polres Sambas melakukan Ground check dan penanggulangan dilakukan Karhutla di di Dusun Batang Air, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat dini hari.

Tim Gabungan Polres Sambas melakukan Ground check dan penanggulangan dilakukan Karhutla di di Dusun Batang Air, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat dini hari.

‎Sambas Times. Tim gabungan Polres Sambas melakukan Graund check Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seluas 0,5 hektar di Dusun Batang Air, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

Tim bergerak cepat setelah mendapat info dan menindaklanjuti titik panas atau hotspot yang terpantau satelit NOAA20 sumber NASA melalui aplikasi Lancang Kuning, Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat dini hari.

Hasil pengecekan menunjukkan api di lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare telah padam. ‎Ground check dan penanggulangan dilakukan agar api tidak kembali hidup dan meluas.

Tim gabungan terdiri dari tujuh personel Polsek Sajingan Besar, TNI, Brimob, Satgas BKO, Satgas Pamtas, serta tokoh masyarakat. Petugas harus menempuh sekitar 15 KM menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan berjalan kaki sekitar 3 KM menuju lokasi.

‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menjelaskan, penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut deteksi hotspot untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan, serta koordinasidengan Kepala Dusun Batang Air selama proses pengecekan dan penanggulangan.

‎“Setelah dilakukan ground check, ditemukan satu titik hotspot dengan luas areal sekitar 0,5 hektare. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi padam dan cuaca di sekitar titik tersebut juga telah turun hujan,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

‎Ia menegaskan, meski api telah padam, pemantauan tetap dilakukan karena lokasi berada di kawasan dengan jenis tanah gambut dan ditumbuhi vegetasi berupa resam serta pakis yang mudah terbakar.

BACA JUGA:  Baksos Polri dan Warga Bersihkan Pasir di Jembatan Rambi

Sumber api maupun pemilik lahan hingga kini masih belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

BACA JUGA:  RTLH Satgas TMMD Regtas ke-126 Mulai Pengecatan

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Polsek Semparuk

Pemerintahan

Polsek Semparuk Tampung Aspirasi melalui Jumat Curhat
DPRD Sambas

Pemerintahan

Dewan Dapil 6 Serap Aspirasi Bersama di Kecamatan Tangaran
Vaksinasi Human Papillomavirus

Pemerintahan

Pemda Sambas Gelar Vaksinasi HPV Bagi ASN dan Masyarakat
Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur menggelar reses bersama Masyarakat Kecamatan Paloh

Pemerintahan

Subhan Reses Bersama Warga Paloh di Pantai Tanah Hitam
DPRD dan OPD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD dan Pemda Tandatangani Aspirasi Aliansi GERTAK
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Salurkan 1 Ton Beras ke Desa Sebatuan
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan

Pemerintahan

Wagub Kalbar Ingatkan PT SEC di Sambas, Jangan Cari Masalah di Kalbar
Komisi II DPRD Kabupaten Sambas melakukan Konsultasi ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Kalbar, Jum'at, (21/3/2025).

Pemerintahan

Kunjungi DTPH Kalbar, DPRD Sambas Dalami Pengelolaan Tanaman Pangan
error: Content is protected !!