Sambas Times. Tim gabungan Polres Sambas melakukan Graund check Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seluas 0,5 hektar di Dusun Batang Air, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.
Tim bergerak cepat setelah mendapat info dan menindaklanjuti titik panas atau hotspot yang terpantau satelit NOAA20 sumber NASA melalui aplikasi Lancang Kuning, Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat dini hari.
Hasil pengecekan menunjukkan api di lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare telah padam. Ground check dan penanggulangan dilakukan agar api tidak kembali hidup dan meluas.
Tim gabungan terdiri dari tujuh personel Polsek Sajingan Besar, TNI, Brimob, Satgas BKO, Satgas Pamtas, serta tokoh masyarakat. Petugas harus menempuh sekitar 15 KM menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan berjalan kaki sekitar 3 KM menuju lokasi.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menjelaskan, penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut deteksi hotspot untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan, serta koordinasidengan Kepala Dusun Batang Air selama proses pengecekan dan penanggulangan.
“Setelah dilakukan ground check, ditemukan satu titik hotspot dengan luas areal sekitar 0,5 hektare. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi padam dan cuaca di sekitar titik tersebut juga telah turun hujan,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.
Ia menegaskan, meski api telah padam, pemantauan tetap dilakukan karena lokasi berada di kawasan dengan jenis tanah gambut dan ditumbuhi vegetasi berupa resam serta pakis yang mudah terbakar.
Sumber api maupun pemilik lahan hingga kini masih belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















