Home / Religi

Jumat, 11 September 2026 - 17:04 WIB

Tim PKM Poltesa Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal di Kabupaten Sambas

Pelatihan penguatan ekosistem industri halal di tingkat masyarakat oleh Tim PKM Poltesa dengan menghadirkan Ketua MUI Kabupaten Sambas sebagai Narasumber.

Pelatihan penguatan ekosistem industri halal di tingkat masyarakat oleh Tim PKM Poltesa dengan menghadirkan Ketua MUI Kabupaten Sambas sebagai Narasumber.

Sambas Times. Penguatan ekosistem industri halal di tingkat masyarakat menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan sektor pangan halal di Kabupaten Sambas.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Poltesa melaksanakan kegiatan “Pendampingan Penguatan Ekosistem Industri Halal Berbasis Masyarakat di Kabupaten Sambas” melalui Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku usaha peternakan, dalam memahami dan menerapkan proses penyembelihan hewan yang sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan kehalalan.

Tim pengabdian terdiri atas Dr. Sri Mulyati, S.E., M.E. dan Dr. Yuliansyah, S.E., M.E. Sementara itu, kegiatan menghadirkan Prof. Dr. H. Sumar’in, S.E.I., M.Si., Ketua MUI Kabupaten Sambas, sebagai narasumber.

Pelatihan diikuti 18 peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha peternakan, baik usaha ternak sapi dan kambing maupun pelaku usaha unggas/ayam broiler.

Sri Mulyati menjelaskan, pada pelatihan itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan prinsip halal dalam proses penyembelihan, mulai dari persiapan, pelaksanaan penyembelihan, hingga penanganan hewan setelah proses penyembelihan.

BACA JUGA:  PGRI dan Disdikbud Bahas Persiapan Konferensi Kabupaten ke-VI

Ia juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh kondisi eksisting sektor pemotongan hewan di Kabupaten Sambas yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

“Berdasarkan identifikasi awal dan observasi lapangan, Kabupaten Sambas hingga saat ini belum memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) halal, yang dapat mendukung pelaksanaan penyembelihan sesuai prinsip halal dan standar teknis yang berlaku, ”jelasnya.

Keterbatasan tersebut berpotensi menyebabkan implementasi prinsip halal belum berjalan secara optimal dan menyeluruh dalam rantai pasok pangan, khususnya pada produk daging yang berasal dari ternak sapi, kambing dan ayam.

“Melalui pelatihan Juru Sembelih Halal, tim PKM berupaya memberikan solusi yang dapat diterapkan di tingkat masyarakat, “tegasnya.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi juru sembelih dipandang penting, karena proses penyembelihan merupakan salah satu tahapan fundamental dalam memastikan status kehalalan produk hewani.

Kehadiran narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas diharapkan memberikan penguatan dari sisi pemahaman syariah, sekaligus meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya penerapan standar halal dalam kegiatan usaha.

BACA JUGA:  Proposal Stadion Sulthan Muhammad Syafiuddin II Diserahkan ke Kemenpora RI

Pentingnya Memahami Aspek Penyembelihan

Pada pelatihan itu, para peserta didorong untuk tidak hanya memahami aspek keagamaan dalam penyembelihan, tetapi memperhatikan aspek kebersihan, sanitasi, penanganan hewan, serta proses pascapenyembelihan.

Dengan demikian, penerapan prinsip halal diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan konsisten.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat dan pelaku usaha lokal menghadapi tantangan pengembangan industri halal.

Pendampingan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada terbentuknya praktik usaha yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan ekosistem halal.

Ke depan, penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan Juru Sembelih Halal diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung terbentuknya Rumah Potong Hewan (RPH) Halal di Kabupaten Sambas.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Komunitas GPS Sambas membagikan Sembako, Paket Lebaran dan buka puasa di kediaman Nenek Kartina

Religi

GPS Berbagi di Desa Lela, Kecamatan Teluk Keramat
Misni Safari mensosialisasikan perkembangan Masjid 1001 Kubah

Religi

Panitia Masjid 1001 Kubah Safari Jumat di Desa Perigi Landu
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Religi

YSRM Silaturahmi Bersama Wakil Bupati dan Sekda
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Bimas Islam Kemenag Sambas Isi Tausiyah Maulid Nabi di Kecamatan Subah
Ketua YSRM pada Safari Ramadan 1001 Kubah di Masjid Al Falah

Religi

Jamaah Masjid Al Falah Tekarang Sambut Safari Ramadan 1001 Kubah
Leni (Tengah) Marketing PT Rihlah Assofa Amanah bersama jamaah umrah

Religi

Ternyata Travel Umrah PT Rihlah Assofa Amanah dicatut Travel Bodong
KMKS foto bersama pada kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Religi

KMKS Sukses Laksanakan Buka Bersama Mahasiswa Sambas
Haji Muda

Religi

220 Jamaah Umrah PT Almuna Berangkat ke Tanah Suci Mekkah
error: Content is protected !!