Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) upaya penanggulangan HIV dan Aids di Kabupaten Sambas.
Rakor dilaksanakan, Kamis (15/12/2012) di Ruang Rapat Wakil Bupati Sambas dihadiri Asisten 1 Setda Sambas Sunaryo, Pimpinan OPD, Forkopimda, dan stekholder.
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Sambas tantangannya luar biasa. Dari laporan tahun 2019 hingga oktober 2022, ada 222 kasus HIV Aids.
“Ini tantangan luar biasa, sesuai laporan kasus tahun 2019 hingga oktober 2022. Jumlah kasus HIV dan Aids di Kabupaten Sambas ada 222 kasus,”. Ungkap Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi dalam Rakor tersebut.
Menyikapi itu, pemilik sapaan Ngah Rofi berkomitmen melakukan operasi guna menekan angka HIV Aids di Kabupaten Sambas. Termasuk melakukan test urin mencegah Narkoba.
“Kita akan gencar melakukan operasi sampai kapanpun, dan untuk narkoba akan melaku test urin kepada semua Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kabupaten Sambas,” tegas Wakil Bupati.
Orang nomor 2 di Kabupaten Sambas ini menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dalam pergaulan, khususnya pemuda, serta mengajak bersama-sama menekan angka HIV Aids.
“Masalah ini harus disikapi bersama, karena sudah ada 222 kasus HIV Aids di Kabupaten Sambas, jadi harus cepat ditanggulangi, tidak saja oleh pemerintah, tapi masyarakat,” imbau nya. (Hen)
















