Home / Kesehatan

Jumat, 1 September 2023 - 17:41 WIB

Cegah DBD, Puskesmas Semparuk Fogging Sekolah dan Pemukiman

Puskesmas Semparuk Lakukan Fogging ke sekolah dan pemukiman warga untuk mencegah penyebaran DBD, Jumat (1/9/2023).

Puskesmas Semparuk Lakukan Fogging ke sekolah dan pemukiman warga untuk mencegah penyebaran DBD, Jumat (1/9/2023).

Sambas Times. Puskesmas Semparuk melakukan Fogging di lingkungan sekolah, serta pemukiman masyarakat guna mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Fogging dilakukan karena ada satu kasus DBD telah terjadi di Kecamatan Semparuk. Tepatnya Desa Semparuk Sebangkau, Kamis (31/8/2023), saat ini pasien telah dibawa ke Rumah Sakit.

“Kemarin ada warga kita terkena DBD dan sekarang sudah dirawat. Kita juga telah melakukan fogging ke sekolah terdampak,” kata Kepala Puskesmas Semparuk, Fitri Sholikah, Jumat (01/09/2023).

Selain fogging, puskesmas Semparuk juga memberikan Abate kepada pihak desa untuk diberikan kepada warganya. Ini juga merupakan salah satu upaya mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD.

BACA JUGA:  Wabup Rofi Resmikan Rumah Singgah Sambas di Singkawang

Kepala Puskesmas mengatakan, pencegahan terbaik kasus DBD adalah dengan memberantas sarang nyamuknya. Setiap hari jumat kita imbau masyarakat untuk gotong royong membersihkan lingkungan sekitar

“Kami juga menghimbau setiap desa di kecamatan Semparuk, untuk terus melakukan 3 M (Menguras, Menutup, dan Mengubur). Ini merupakan langkah ampuh mencegah DBD,” ujarnya.

Fitri Sholikah berharap, tidak ada lagi warganya yang terkena DBD. Ia mengajak masyarakat kecamatan Semparuk untuk menjaga kebersihan sekitar.

“Jaga lingkungan tetap bersih, bisa terhindar dari gigitan nyamuk dengue. Mari bersama kita mencegahnya,” ajak Fitri Sholikah.

BACA JUGA:  Misni Kukuhkan Pemuda Masjid 1001 Kubah

Adapun gejala-gejala infeksi Dengue, yaitu

  • Demam mendadak tinggi 2-7 hari
  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual dan kadang muntah
  • Sakit perut
  • Tulang sendi terasa ngilu dan nyeri otot,
  • Diare
  • Pendarahan (bintik-bintik merah, mimisan, gusi berdarah, muntah darah, BAB berdarah),
  • Tangan dan kaki dingin, lembab, lemah serta tidur terus.

“Apabila ada gejala yang timbul dan dalam 3 hari demam tidak juga turun, segera lah ke dokter,” pesan kepala puskesmas semparuk.

Penulis : Yanra | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kadis Kesehatan Kabupaten Sambas Uray Hendy Wijaya foto bersama usai kegiatan Lokakarya Mini Bulanan

Kesehatan

Puskesmas Harus Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Lima Balita didampingi orang tuanya menerima penghargaan dari Puskesmas Semparuk

Kesehatan

Rutin Imunisasi, Lima Balita Terima Penghargaan
Suasana pendataan ulang Aplikasi ASIK oleh Kapus dan Tenaga Kesehatan

Kesehatan

Kapus dan Tenaga Kesehatan Data Ulang Aplikasi ASIK
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Kesehatan

Sosialisasi Puspaga Upaya Pencegahan Stunting
Himapol Untan mengabadikan momen sebelum pembagian Masker di Bundaran Untan, Pontianak,

Kesehatan

Cegah Polusi Udara, Himapol Untan Bagikan Masker Kepada Pengendara
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Kesehatan

BNN Kalbar Gelar Bimtek Penggiat P4GN di Sambas
Proses Vaksinasi PMK pada hewan yang dilakukan Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Jumat (5/8/2022).

Kesehatan

Teluk Keramat Mulai Lakukan Vaksinasi PMK
bupati sambas h satono

Kesehatan

Kolaborasi Cegah Stunting, Bupati Satono Launching Materindu
error: Content is protected !!