Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Di Aula Utama Kantor Bupati Sambas. (08/08/2022)
Bupati Sambas Satono dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan Komisi IX DPR RI. Serta berharap silaturahmi tersebut dapat mempererat jalinan silaturahmi dan kerjasama diwilayah perbatasan.
“Kita memberikan apresiasi kepada Komisi IX DPR RI beserta mitra kerja, semoga kunjungan ini menjadi sarana komunikasi yang efektif antara Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Pusat,” harapnya.
Kabupaten Sambas berada di wilayah perbatasan Provinsi Kalbar sebagai garda terdepan NKRI dengan luas wilayah 639, 74 Kilometer, terdiri dari 19 kecamatan dan 193 desa.
Sedangkan jumlah penduduk, Kabupaten Sambas kedua terbesar jumlah penduduk di Kalbar setelah Kota Pontianak. Dengan kondisi penduduk yang tersebar dan kondisi demografis masyarakat meningkat signifikan. Sehingga perlunya sarana infrastruktur dan pelayanan yang optimal dari pemerintah sebagai cermin negara indonesia.
“Saat ini akses ke perbatasan sangat mudah, sehingga banyak masyarakat Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas yang memilih berobat ke Negeri Jiran, Kuching, Sarawaj, Malaysia Timur, “jelasnya.
Hal ini terjadi karena keterbatasan fasilitas, dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas. Selain itu, kondisi Puskesmas masih belum memenuhi standar Kemenkes. Serta kondisi SDM yang terbatas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Sambas.
Pembangunan Gedung Puskesmas sesuai dengan Kemenkes, Kedua Peningkatan dan Penambahan SDM Kesehatan yang mumpuni dan berverifikasi, Ketiga
Peningkatan Fasilitas Penunjang Kesehatan, Keempat Rencana Pengembangan RSUD Sambas menjadi rumah sakit bertaraf Internasional, Kelima Implementasi JKN-KIS.
Yang keenam usulan tambahan kuota PPI JKN, Yang ketujuh Pembangunan Pusat Kreativitas Genre. Kedelapan pembangunan BLK, pembangunan Shelter untuk PMI dan Bimtek Mediator dan Legalitas dari Kementerian. Kesembilan Implementasi BPJS Tenaga Kerja dan Kesepuluh perbaikan Fasilitas Diklat.
Komisi IX DPR RI
Anggota DPR RI H. Alifudin menyampaikan tujuan Kunker menindaklanjuti usulan dari Bupati Sambas untuk menghadirkan Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Sambas.
Ia menyampaikan Kabupaten Sambas masih kurang fasilitas Ketenagakerjaan, Puskesmas, RSUD, sementara berada wilayah perbatasan negara. Sehingga banyak warga Sambas yang berobat ke sana, karena Rumah Sakit mereka bertaraf Internasional.
“Untuk Tenaga Kerja, perlu ada BLKI bertaraf Internasional, begitu juga pelayanan kesehatan, sehingga apa yang ada di negara tetangga diwilayah perbatasan kita juga memiliki,” katanya.
Menurutnya, ia sering turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pencerahan, sosialisasi bersama BKKBN, serta target 14 persen penurunan Stunting Tahun 2024 sesuai amanat Presiden Joko Widodo.
Terkait anggaran, Alifudin berjanji ajan memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana. “Insya Allah anggaran kesehatan tidak dikurangi, dan justru harus ditingkatkan,” tegasnya. (Hen)
















