Sambas Times. Puluhan warga yang tergabung dalam Persatuan Ojek Motor Air Lintasan (POMAL) Tebas Kuala-Perigi Piai datangi DPRD Kabupaten Sambas Senin (17/3/2025). Mereka sampaikan aspirasi mengenai nasib sejak Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) berperasi,
Alpian koordinator pengojek motor secara damai dan tertib bertemu Wakil Rakyat Kabupaten Sambas. Pertemuan berlangsung dalam Rapat Dengar Pendapat dan hadir dari Pemerintah Kabupaten Sambas.
Alpian dalam keluhannya menyampaikan dampak dari operasinya Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) sangat mempengaruhi penghasilan dan mata pencarian mereka.
“Beroperasinya JSSB berdampak bagi ojek motor air, memengaruhi perekonomian, kami harap kondisi ini mendapat perhatikan dan pertimbangan,” harap dia.
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin menegaskan, aspirasi yang ada cukup beralasan dan realistis.
“Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti keluhan POMAL Tebas Kuala–Perigi Piyai.
“DPRD menyikapi serius aspirasi, melalui RDP selanjtnya dapat menemukan solusi serta langkah-langkah menyelesaikan masalah ini,” harap Ferdinan.
Penulis : Muhammad Ridho















